Headline.co.id, Pekanbaru ~ BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di lima wilayah Provinsi Riau, Sabtu (3/10/2026). Peringatan tersebut berlaku untuk sebagian Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Bengkalis, dan Kota Dumai. Potensi cuaca ekstrem dapat terjadi sejak pagi dan berlanjut pada siang atau sore hingga malam hari berdasarkan pantauan citra radar cuaca BMKG.
Selain peringatan hujan lebat, BMKG mencatat 11 titik panas atau hotspot di Provinsi Riau hingga pukul 23.00 WIB. Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau mewaspadai perubahan cuaca saat beraktivitas, termasuk pengguna transportasi dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Peringatan Hujan Berlaku di Lima Wilayah Riau
Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira M, mengatakan hujan ringan hingga sedang telah terjadi sejak pagi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, dan Kota Dumai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Memasuki siang hari, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di lima wilayah tersebut. Kondisi udara juga berpotensi kabur akibat asap hingga cerah berawan.
“Potensi hujan kemudian meluas pada sore hingga malam hari. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Pelalawan, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru,” kata Yudhistira.
Pada dini hari, hujan ringan yang bersifat lokal masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Kondisi udara pada periode tersebut diprakirakan kabur hingga cerah berawan.
BMKG meminta masyarakat, terutama warga di lima wilayah yang masuk dalam peringatan dini, terus memperhatikan perkembangan kondisi cuaca. Perubahan cuaca perlu diwaspadai ketika masyarakat melakukan perjalanan maupun kegiatan di ruang terbuka.
Cuaca Riau Dipengaruhi Angin dan Kondisi Udara
Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 50–99 persen, sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
“Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah,” imbuh Yudhistira.
Informasi tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi cuaca Riau yang juga mencakup potensi udara kabur akibat asap. BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengikuti perkembangan prakiraan, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang.
11 Hotspot Tersebar di Empat Kabupaten
Bersamaan dengan prakiraan cuaca, pemantauan BMKG hingga pukul 23.00 WIB mencatat 11 hotspot di Provinsi Riau. Titik panas terbanyak terdeteksi di Kabupaten Siak dengan empat titik.
Kabupaten Pelalawan menyusul dengan tiga hotspot, sedangkan Kabupaten Indragiri Hulu terpantau memiliki dua titik panas. Sementara itu, Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hilir masing-masing mencatat satu hotspot.
Dalam pemantauan yang lebih luas, terdapat 3.167 hotspot di wilayah Sumatra. Sumatra Selatan mencatat jumlah terbanyak dengan 2.519 titik, disusul Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 310 titik, Lampung 274 titik, dan Jambi 51 titik.
Selain itu, masing-masing satu hotspot terpantau di Sumatra Utara dan Kepulauan Riau.
BMKG menegaskan, hotspot merupakan indikator titik panas yang terdeteksi melalui pemantauan satelit. Keberadaan hotspot tidak serta-merta menunjukkan adanya kebakaran maupun luas wilayah yang terbakar.
Kondisi asap dan udara kabur juga dapat dipengaruhi keadaan atmosfer serta arah dan kecepatan angin. Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan cuaca, terutama warga di wilayah yang masuk peringatan dini, pengguna transportasi, serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















