Headline.co.id ~ Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar uji coba tutup dua U-turn di kawasan Simpang Gang PU, tepatnya di bawah Flyover Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung, Kamis (1/10/2026). Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan, Ditlantas Polda Lampung, dan Satpol PP pada jam sibuk sore. Dua titik U-turn ditutup sementara selama satu jam, mulai pukul 18.00 hingga 19.00 WIB, untuk melihat dampaknya terhadap kelancaran arus kendaraan. Uji coba ini dilakukan karena kawasan bawah Flyover MBK dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya kerap mengalami peningkatan volume kendaraan pada jam sibuk.
Uji Coba Tutup Dua U-Turn di Jam Sibuk
Penutupan dua U-turn di bawah Flyover MBK menjadi bagian dari upaya petugas mencari pola pengaturan lalu lintas yang dapat mengurai kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung Kompol Yurike Ade Purwanti mengatakan, pengaturan itu masih dalam tahap uji coba. Petugas ingin mengetahui kondisi arus lalu lintas setelah akses putar balik kendaraan ditutup, terutama saat volume kendaraan meningkat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Yang kami lakukan adalah uji coba rekayasa lalu lintas dengan menutup dua U-turn di bawah Flyover MBK. Kami ingin melihat bagaimana kondisi arus lalu lintas ketika U-turn tersebut ditutup, khususnya pada jam padat,” ujar Kompol Yurike, dikutip Jumat (2/10/2026).
Selama penutupan berlangsung, petugas mengamati pola pergerakan kendaraan di kawasan Simpang Gang PU. Pengamatan juga dilakukan untuk melihat kemungkinan munculnya kepadatan pada ruas jalan di sekitar flyover.
Belum Menjadi Rekayasa Lalu Lintas Permanen
Satlantas Polresta Bandar Lampung menegaskan, penutupan dua U-turn tersebut belum ditetapkan sebagai skema rekayasa lalu lintas permanen. Hasil pemantauan selama pelaksanaan uji coba akan dievaluasi sebelum petugas menentukan pola pengaturan selanjutnya.
Evaluasi itu mencakup kondisi arus kendaraan selama dua U-turn ditutup serta dampaknya terhadap ruas jalan di sekitar Flyover MBK. Data pengamatan tersebut akan menjadi bahan untuk menilai skema rekayasa lalu lintas yang paling sesuai dengan kondisi kawasan.
Dengan demikian, uji coba tidak hanya diarahkan untuk melihat perubahan arus kendaraan di titik penutupan, tetapi juga mengamati pergerakan kendaraan pada ruas jalan di sekitarnya. Petugas akan menggunakan hasil pengamatan tersebut untuk menentukan pengaturan yang dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan.
Skema Dibahas Bersama Sejumlah Instansi
Sebelum uji coba dilaksanakan, rencana rekayasa lalu lintas telah dibahas melalui rapat koordinasi. Rapat tersebut melibatkan Ditlantas Polda Lampung, Direktorat Samapta, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
Koordinasi dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan penutupan dua U-turn serta pemantauan arus kendaraan di kawasan bawah Flyover MBK. Petugas dari sejumlah instansi terkait kemudian terlibat dalam uji coba di Simpang Gang PU.
Kompol Yurike berharap pelaksanaan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai skema pengaturan lalu lintas yang paling efektif.
“Kami berharap dari uji coba ini mendapatkan gambaran skema yang paling efektif untuk mengurai kepadatan, khususnya di bawah Flyover Mall MBK,” katanya.
Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan skema rekayasa lalu lintas berikutnya di kawasan Simpang Gang PU. Satlantas bersama instansi terkait akan menyesuaikan pengaturan dengan kondisi arus kendaraan yang terpantau selama uji coba.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















