Headline.co.id, Bandung ~ Persib U16 menang telak 8-1 atas PSIS Semarang pada laga perdana babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 3 Oktober 2026. Kemenangan Persib U16 diraih melalui trigol kapten tim Maung Ngora, Ivan Aprialdo Rangkuti, serta kontribusi lima pemain lainnya. Hasil tersebut membuat Persib U16 untuk sementara memimpin klasemen Grup B dengan nilai 3. Meski menang dengan skor besar, pelatih Agi Maulana masih menyoroti koordinasi tim saat melakukan transisi ke bertahan.
Persib U16 Memimpin Grup B
Ivan Aprialdo Rangkuti membuka keunggulan Persib U16 pada menit ke-9. PSIS Semarang kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Jehove Keeve Nathanael Yuga pada menit ke-20.
Persib U16 kembali unggul setelah Ivan mencetak gol keduanya pada menit ke-32. Dua menit berselang, Rakata Fauzi Abdillah menambah keunggulan Persib U16 menjadi 3-1.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Miftah Ali Andriansyah mencetak gol keempat pada menit ke-37. Ivan kemudian melengkapi trigolnya pada menit ke-46 sehingga Persib U16 memimpin 5-1.
Pada penghujung pertandingan, Mahdine Sumanda mencetak dua gol pada menit ke-85 dan 88. Di dua gol tersebut, Baihaqi Cesar Rahman menambah satu gol pada menit ke-86.
Dengan kemenangan itu, Persib U16 untuk sementara berada di puncak klasemen Grup B dengan nilai 3. Persis Solo dan PSIM Yogyakarta juga mengoleksi nilai yang sama dan berada di posisi kedua serta ketiga.
Agi Maulana Sebut Kemenangan Diraih melalui Proses Panjang
Agi Maulana bersyukur atas kemenangan Persib U16 pada pertandingan pembuka. Ia menilai hasil tersebut tidak terlepas dari perjuangan para pemain selama menjalani persiapan tiga bulan terakhir.
“Alhamdulillah, ini hasil yang memuaskan tapi juga tidak mudah karena melalui proses yang panjang dengan latar belakang dan karakter pemain yang berbeda-beda. Memang dari segi skor, kami selalu tekankan kepada pemain untuk selalu optimal di setiap pertandingan,” kata Agi setelah pertandingan.
Menurut Agi, kemenangan dengan skor besar tidak serta-merta menunjukkan bahwa Persib U16 telah tampil sempurna. Ia masih melihat kelemahan dalam permainan tim, terutama ketika para pemain beralih ke fase bertahan.
Agi berharap Persib U16 dapat memperagakan permainan yang lebih baik pada pertandingan kedua yang akan berlangsung esok. Namun, ia tidak menyebutkan lawan maupun lokasi pertandingan berikutnya dalam pernyataannya.
Transisi Bertahan Masih Menjadi Catatan Persib U16
Agi mengatakan organisasi transisi ke bertahan menjadi aspek utama yang perlu diperbaiki Persib U16. Koordinasi pemain dalam situasi tersebut dinilai belum berjalan dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan lawan.
“Yang utamanya dalam organisasi transisi ke bertahan. Kami melihat, koordinasi pemain dalam melakukannya masih belum berjalan dengan baik sehingga lawan pun bisa memanfaatkannya,” ungkap Agi.
Catatan tersebut menjadi perhatian Persib U16 meski tim mampu mencetak delapan gol dalam pertandingan pembuka. PSIS Semarang sempat memanfaatkan celah permainan dan mencetak gol pada babak pertama melalui Jehove Keeve Nathanael Yuga.
Pemain Pengganti Berkontribusi Tiga Gol
Selain menyoroti aspek pertahanan, Agi juga mengapresiasi kontribusi pemain pengganti. Tiga dari delapan gol Persib U16 dalam pertandingan tersebut dicetak pemain yang tampil dari bangku cadangan.
Mahdine Sumanda menyumbangkan dua gol pada menit ke-85 dan 88, sedangkan Baihaqi Cesar Rahman mencetak satu gol pada menit ke-86. Ketiganya tercipta pada fase akhir pertandingan.
Agi menjelaskan, pergantian pemain pada babak kedua telah disiapkan oleh tim pelatih. Strategi tersebut dilakukan agar Persib U16 tidak hanya tampil kuat pada pertandingan Sabtu, tetapi juga siap menghadapi pertandingan berikutnya.
“Pergantian pemain di babak kedua sudah diatur oleh tim pelatih karena kami tidak hanya ingin kuat di pertandingan hari Sabtu saja, kami juga ingin kuat di pertandingan besok. Terlepas dari itu dalam segi kualitas individu pun, mereka tidak jauh berbeda,” bebernya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















