Headline.co.id, Bantul ~ Arema FC Academy memulai kiprahnya di EPA ONE 2026/2027 dengan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan perdana, 3–4 Oktober 2026. Tiga kelompok umur Arema FC, yakni U-16, U-18, dan U-20, akan melakoni pertandingan tandang di Bantul. Laga pembuka ini menjadi ujian awal bagi pembinaan berjenjang Arema FC setelah melalui seleksi terbuka, uji coba, dan pemusatan latihan. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengukur kesiapan mental dan kemampuan bertanding di kompetisi resmi.
Arema FC tergabung di Grup B pada babak pendahuluan EPA ONE 2026/2027. Grup tersebut dihuni Persib Bandung, Borneo FC, Garuda United khusus kategori U-18, Persijap Jepara, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, dan PSIS Semarang.
Pertemuan dengan PSIM menjadi agenda pertama bagi tiga kelompok umur Arema FC. Kompetisi musim ini menggunakan format pembagian grup, sementara jadwal pertandingan disusun berdasarkan kategori usia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Jadwal Arema FC pada Pekan Perdana EPA ONE 2026/2027
Arema FC U-18 dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta U-18 pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Sementara itu, dua pertandingan lainnya berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026 di Stadion Dwi Windu, Bantul.
Arema FC U-16 akan bertanding melawan PSIM Yogyakarta U-16 pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, Arema FC U-20 menghadapi PSIM Yogyakarta U-20 pada pukul 15.15 WIB.
Rangkaian pertandingan tandang tersebut menjadi langkah awal bagi Arema FC Academy untuk menjalani musim kompetisi 2026/2027. Laga melawan PSIM juga menjadi arena pembuktian bagi pemain yang dipersiapkan melalui proses pembinaan berjenjang.
Head of Arema FC Academy Riyan Meidi Wijaya mengatakan seluruh kelompok umur telah berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan pembuka. Menurut dia, persiapan tim dilakukan secara bertahap sejak seleksi hingga pemusatan latihan.
“Laga away menghadapi PSIM Yogyakarta tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pemain muda. Namun, kami sudah mempersiapkan tim secara berjenjang sejak fase seleksi hingga pemusatan latihan. Anak-anak siap bekerja keras untuk meraih hasil maksimal di laga pembuka ini,” ujar Riyan Meidi Wijaya.
Fokus Arema FC Academy Tidak Sekadar Hasil Pertandingan
Riyan menjelaskan, keikutsertaan Arema FC dalam EPA ONE 2026/2027 tidak hanya diarahkan untuk mengejar kemenangan. Akademi juga menempatkan pembentukan karakter dan mentalitas bertanding sebagai bagian penting dari proses pembinaan pemain.
Kompetisi resmi seperti EPA menjadi jembatan bagi talenta muda untuk menembus skuad utama tim senior maupun sepak bola profesional Indonesia. Karena itu, pertandingan menghadapi PSIM memiliki arti penting dalam melihat perkembangan pemain di level usia muda.
“Target besar kami tetap konsisten, yakni menjadikan akademi ini sebagai pabrikan pemain berkualitas yang siap menyuplai kebutuhan tim senior maupun sepak bola nasional,” kata Riyan.
Laga di Stadion Dwi Windu Uji Kesiapan Mental Pemain
Selain menjadi pertandingan pembuka, duel melawan PSIM di Stadion Dwi Windu akan menguji kesiapan mental para pemain Arema FC. Tiga kelompok umur Singo Edan Muda akan menjalani tantangan tandang dengan jadwal yang berlangsung selama dua hari.
“Menghadapi PSIM di Stadion Dwi Windu akan menguji sejauh mana kesiapan mental bertanding anak-anak di level tertinggi usia muda,” pungkas Riyan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















