Headline.co.id, Sumenep ~ Wulan Nuri Gavrielia, siswi Kelas XI IPA 2 Madrasah Aliyah (MA) At-Taufiqiyah Bluto, meraih Juara 1 Storytelling Competition tingkat nasional dalam ajang English Month 2026. Kompetisi tersebut digelar Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kabar kemenangan itu disampaikan Wulan pada Rabu (30/9/2026), setelah ia tampil sebagai pemenang pertama dalam kompetisi storytelling tersebut. Atas prestasinya, Wulan menerima piala, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp1 juta.
Wulan Raih Juara 1 Storytelling Nasional
Dalam ajang English Month 2026, Wulan menjadi The First Winner of Storytelling Competition. Kompetisi itu mempertemukan peserta dalam lomba storytelling tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Prodi Bahasa Inggris FISIB UTM.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian bagi MA At-Taufiqiyah Bluto, lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taufiqiyah Bluto. Wulan menyampaikan rasa syukurnya atas hasil yang diraih sekaligus menjadikan kemenangan itu sebagai dorongan untuk meningkatkan kemampuan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus belajar,” ujar Wulan, Rabu (30/9/2026).
Kepala Madrasah Sebut Siswa Mampu Bersaing
Kepala MA At-Taufiqiyah, Moh. Asjab, menyambut bangga prestasi yang diraih Wulan. Ia menilai kemenangan tersebut menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Menurut Moh. Asjab, kesempatan untuk berkembang menjadi bagian penting dalam mendorong siswa mencapai prestasi. Ia menyebut pencapaian Wulan sebagai bukti bahwa siswa MA At-Taufiqiyah dapat berprestasi apabila memperoleh ruang untuk mengembangkan potensinya.
“Kami sangat bangga. Ini bukti siswa MA At-Taufiqiyah mampu berprestasi jika diberi ruang untuk berkembang,” katanya.
Prestasi Storytelling Dibangun dari Kepercayaan Diri
Guru Bahasa Inggris MA At-Taufiqiyah, Hodairiyah, menilai keberhasilan Wulan tidak terlepas dari kemauan belajar dan keberanian untuk tampil. Kedua hal tersebut dinilai berperan dalam penampilan Wulan pada kompetisi storytelling tingkat nasional.
Hodairiyah mengatakan, capaian Wulan tidak semata-mata diukur dari piala yang dibawa pulang. Menurut dia, proses mengikuti kompetisi juga menjadi bagian dari pembentukan kepercayaan diri siswa.
“Prestasi ini bukan hanya soal piala, tapi soal proses membangun kepercayaan diri,” ujarnya.
MA At-Taufiqiyah merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Ponpes At-Taufiqiyah Bluto yang diasuh KH. Imam Hasyim. KH. Imam Hasyim juga merupakan Wakil Bupati Sumenep.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















