Headline.co.id, Parigi Moutong ~ Bupati Parigi Moutong Erwin Burase melepas 62 anggota kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) untuk mengikuti Pesparani tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (1/10/2026). Pelepasan berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong. Kontingen tersebut akan mengikuti sejumlah kategori perlombaan sekaligus membawa pesan pemerintah daerah untuk merawat toleransi dan harmoni keberagaman.
Dalam ajang Pesparani Parigi Moutong itu, para peserta dijadwalkan tampil pada kategori paduan suara campuran, cerdas cermat rohani tingkat anak hingga remaja, tutur kitab suci, serta mendaraskan mazmur. Kategori mazmur mencakup peserta anak-anak, remaja, Orang Muda Katolik (OMK), hingga dewasa.
Bupati Tekankan Nilai Toleransi dalam Pesparani
Erwin mengatakan keikutsertaan Parigi Moutong dalam ajang kerohanian tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Menurut dia, Pesparani tidak hanya menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan seni keagamaan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi medium untuk memperkuat tali persaudaraan serta membangun karakter masyarakat yang menjunjung nilai moral dan etika bersama. Karena itu, para anggota kontingen diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan kesungguhan dan tetap menjaga tata krama.
“Kepada seluruh anggota kontingen yang akan membawa nama Kabupaten Parigi Moutong, saya berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian Pesparani dengan penuh kesungguhan, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, hormati seluruh peserta, serta jagalah sikap selama berada di tempat pelaksanaan kegiatan,” tegas Erwin.
Peserta Diminta Jaga Nama Baik Daerah
Bupati mengingatkan para peserta bahwa keikutsertaan dalam Pesparani tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar medali. Setiap anggota kontingen juga membawa nama dan maruah Kabupaten Parigi Moutong selama mengikuti perlombaan.
Menurut Erwin, para peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa Parigi Moutong memiliki sumber daya manusia unggul yang menjunjung tinggi toleransi. Karena itu, kemampuan dalam perlombaan perlu diiringi sportivitas, penghormatan terhadap peserta lain, serta sikap yang baik selama berada di lokasi kegiatan.
Pesan tersebut disampaikan seiring keberangkatan kontingen yang akan bertanding dalam beberapa bidang. Keragaman kategori yang diikuti mencakup kemampuan bernyanyi bersama, pemahaman rohani, tutur kitab suci, serta pendarasan mazmur berdasarkan kelompok usia.
Apresiasi untuk Pembina dan Keluarga
Dalam prosesi pelepasan, Erwin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pembina, pelatih, ofisial, dan keluarga yang mendampingi persiapan kontingen. Dukungan dari berbagai pihak tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan 62 anggota delegasi sebelum mengikuti Pesparani tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Erwin meminta seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan dan kekompakan tim selama berada di lokasi acara. Keduanya diperlukan agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik dan menjalankan tanggung jawab sebagai utusan daerah.
Ia juga berharap hasil yang dicapai nantinya, apa pun bentuknya, dapat menjadi bagian dari proses pembinaan. Pengalaman selama mengikuti Pesparani diharapkan dapat digunakan untuk terus memacu kualitas prestasi pada masa mendatang.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















