Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi Riau menjajaki kerja sama investasi, inovasi, dan hilirisasi komoditas dengan Hong Kong Cyberport dalam pertemuan di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (30/9/2026). Penjajakan kerja sama investasi Riau dan Hong Kong Cyberport itu dilakukan untuk memperkenalkan potensi ekonomi Riau serta membuka peluang kolaborasi di bidang teknologi dan industri bernilai tambah. Pertemuan tersebut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Helmi D dan Deputy Director for Commercial Relations Hong Kong Economic and Trade Office (HKETO) Jakarta Stanley Wan. Kedua pihak membahas pemetaan potensi kerja sama yang dapat dikembangkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan hilirisasi komoditas di Riau.
Riau Tawarkan Potensi Investasi dan Hilirisasi
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Helmi D mengatakan pertemuan dengan delegasi Hong Kong Cyberport menjadi kesempatan bagi Riau untuk memperkenalkan potensi ekonomi dan peluang investasi, terutama pada sektor hilirisasi.
Menurut Helmi, penjajakan itu juga menjadi ruang untuk memetakan bidang kerja sama yang dapat dikembangkan Pemerintah Provinsi Riau dan mitra dari Hong Kong. Pemerintah provinsi berharap pertemuan tersebut tidak hanya memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan industri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kami Provinsi Riau mendapat peluang menjajaki kerja sama dengan Hong Kong Cyberport, dan kami menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas kehadiran delegasi Hong Kong Cyberport,” ujar Helmi.
Helmi mengatakan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri di Riau perlu terus diperkuat melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi. Menurut dia, perekonomian Riau telah tumbuh dan industri di daerah tersebut sudah berkembang, sehingga dibutuhkan dorongan baru untuk mendukung pertumbuhan berikutnya.
“Ekonomi Riau sudah tumbuh dan berjalan, industri sudah berkembang, dan kita ingin pertemuan hari ini bisa mendorong pertumbuhan berikutnya,” kata Helmi.
Teknologi Didorong Perkuat Hilirisasi Komoditas
Dalam pertemuan tersebut, Helmi menambahkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan industri dan proses hilirisasi komoditas. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat membuka peluang inovasi sekaligus meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan di Riau.
Karena itu, kerja sama dengan pihak yang memiliki pengalaman dalam ekosistem teknologi diharapkan dapat membantu Riau mengembangkan industri secara lebih inovatif. Penjajakan dengan Hong Kong Cyberport diarahkan untuk menemukan peluang kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan teknologi dan industri di daerah.
Kerja sama tersebut juga berkaitan dengan upaya memperkenalkan potensi investasi Riau kepada mitra dari Hong Kong. Pemerintah Provinsi Riau melihat pengembangan teknologi sebagai salah satu unsur yang dapat mendukung peningkatan nilai tambah komoditas serta memperkuat perkembangan industri.
Hong Kong Buka Peluang Kemitraan Teknologi
Deputy Director for Commercial Relations Hong Kong Economic and Trade Office (HKETO) Jakarta Stanley Wan mengatakan Hong Kong dan Indonesia memiliki hubungan komersial yang telah terjalin. Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari potensi teknologi dan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di Riau.
“Hong Kong dan Indonesia memiliki hubungan komersial yang erat dan Hong Kong terbuka untuk menjadi mitra teknologi dan memiliki sumber investasi,” katanya.
Stanley menilai teknologi dapat membantu industri meningkatkan produktivitas melalui penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Selain itu, penerapan teknologi juga dinilai dapat membantu menekan limbah dalam kegiatan industri.
Pernyataan tersebut sejalan dengan arah penjajakan kerja sama yang dibahas dalam pertemuan, yakni menghubungkan peluang investasi dengan pengembangan teknologi dan industri bernilai tambah. Namun, pertemuan itu masih berada pada tahap penjajakan dan pemetaan potensi kerja sama Riau dan mitra dari Hong Kong.
Stanley berharap pembahasan tersebut dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih konkret pada masa mendatang.
“Saya berharap kemitraan Riau dan Hong Kong ini bisa berkembang semakin baik ke depannya,” ujar Stanley.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















