Headline.co.id ~ MotoGP kembali meninggalkan Eropa untuk menjalani rangkaian balapan flyaway di Asia dan Australia. Perpindahan ini berlangsung selama sekitar satu bulan dan menghadirkan sejumlah Grand Prix dengan persaingan ketat, hasil tak terduga, serta cuaca yang sulit diprediksi. Tur tersebut menjadi bagian penting dari perebutan gelar MotoGP 2026 yang sejauh ini telah mencatat delapan pemenang balapan dan 10 pembalap finis di podium. Rangkaian balapan flyaway ini akan berlangsung di sejumlah sirkuit ikonik, termasuk Phillip Island, Mandalika, serta Malaysia dan Buriram.
Bagi MotoGP, periode flyaway menjadi salah satu bagian paling dinanti dalam kalender balap. Setelah menggelar sejumlah seri di Eropa, kejuaraan dunia tersebut kembali bergerak ke Asia dan Australia untuk menghadirkan balapan dengan karakter berbeda.
Cuaca menjadi salah satu faktor yang kerap menentukan jalannya balapan. Para pembalap harus menghadapi perubahan kondisi, mulai dari lintasan kering hingga hujan deras, sementara penonton di Eropa harus menyesuaikan diri dengan jadwal balapan pagi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Phillip Island dan kejutan para pembalap
Salah satu contoh terbaru terjadi pada musim lalu di Phillip Island ketika Raul Fernandez mengantarkan Trackhouse meraih kemenangan. Fernandez yang belum pernah naik podium MotoGP sebelumnya memulai balapan dari posisi keempat.
Ia kemudian mengambil alih posisi terdepan pada Lap 5 setelah Marco Bezzecchi menjalani hukuman double Long Lap. Fernandez mampu mempertahankan keunggulan dan mengatur jalannya balapan dengan baik hingga membawa Trackhouse meraih kemenangan MotoGP.
Phillip Island juga menjadi lokasi kemenangan perdana Fermin Aldeguer pada MotoGP 2025. Pembalap bernomor 54 itu mengawali akhir pekan dengan start dari baris depan dan finis di posisi kedua pada Sprint yang digelar Sabtu.
Aldeguer menunjukkan kecepatan sejak awal balapan. Ia mencatat lap tercepat sebelum melancarkan serangan pada Lap 7. Konsistensi ritmenya membuat pembalap rookie tersebut merebut kemenangan MotoGP pertamanya.
Namun, Phillip Island juga pernah menjadi tempat kekecewaan bagi Marc Marquez. Untuk ketiga kalinya dalam empat tahun, Marquez gagal meraih poin setelah terjatuh saat memimpin di Tikungan 4.
Ketika kejadian serupa menimpa Marquez pada 2014, Valentino Rossi menjadi pembalap yang diuntungkan. Pada 2016, kesempatan tersebut jatuh kepada Cal Crutchlow, yang kemudian meraih kemenangan keduanya pada musim itu.
Kemenangan penting Zarco dan Oliveira
Johann Zarco juga memiliki salah satu kisah penting dalam rangkaian flyaway. Sebelum menang, pembalap tersebut telah mengoleksi 19 podium, 11 lap tercepat, delapan pole position, dan memimpin total 91 lap.
Pada 2023, Zarco hanya memimpin satu lap. Namun, lap tersebut menjadi momen penting karena mengantarkannya kembali ke posisi teratas dan meraih kemenangan pertamanya di MotoGP.
Balapan itu ditentukan oleh pertarungan pengelolaan ban pada lap-lap terakhir. Zarco mampu bertahan dalam duel tersebut untuk mengakhiri penantian panjangnya dan kembali merayakan kemenangan dengan aksi backflip.
Di Indonesia, drama juga mewarnai kembalinya MotoGP setelah absen sejak 1997. Balapan digelar di sirkuit baru di Pulau Lombok, Mandalika, tetapi jalannya Grand Prix terganggu penundaan dan kondisi basah.
Miguel Oliveira memanfaatkan situasi tersebut untuk menembus barisan depan. Berangkat dari baris ketiga, pembalap Portugal itu merebut kemenangan dalam balapan basah, mengungguli Fabio Quartararo dan Johann Zarco.
Oliveira kemudian mengulangi pencapaian tersebut di Buriram pada musim yang sama.
Hujan dan momen ikonik di Malaysia
Malaysia menjadi salah satu lokasi yang kerap menghadirkan tantangan cuaca. Iklim tropis dan tingkat kelembapan tinggi di negara tersebut sering memicu badai petir serta hujan deras sepanjang akhir pekan balapan.
Pada 2009, Valentino Rossi merebut gelar terakhirnya dalam Grand Prix basah yang sempat mengalami penundaan. Tiga tahun kemudian, hujan turun sejak awal dan semakin deras hingga balapan dihentikan dengan menyisakan lima lap. Dani Pedrosa kemudian dinyatakan sebagai pemenang.
Hujan kembali memengaruhi balapan pada 2016. Dalam kondisi tersebut, Andrea Dovizioso meraih kemenangan pertamanya bersama Ducati.
Malaysia juga pernah menjadi lokasi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah MotoGP. Momen itu melibatkan aksi salip dan salip ulang, gestur tangan, serta kontak di depan penonton yang terkejut. Peristiwa tersebut tetap dikenang sebagai salah satu momen penting dalam rangkaian flyaway, meski telah berlangsung lebih dari 10 tahun lalu.
Rangkaian balapan Asia dan Australia tahun ini akan menjadi bagian berikutnya dari persaingan gelar MotoGP 2026. Dengan delapan pemenang dan 10 pembalap podium sejauh musim berjalan, kejuaraan tersebut telah mencatat pertarungan perebutan gelar yang memecahkan rekor.
MotoGP menilai balapan flyaway akan menghadirkan bagian lanjutan dari persaingan tersebut. Kombinasi sirkuit ikonik, kondisi cuaca yang berubah-ubah, dan hasil balapan yang sulit diprediksi membuat tur Asia dan Australia menjadi salah satu fase paling menentukan dalam musim 2026.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















