Headline.co.id, Jakarta ~ Lebih dari 300 pegawai Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengikuti aksi donor darah dalam rangkaian HANTARU Peduli di Jakarta, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) ke-66 Tahun 2026 sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Donor darah berlangsung secara sukarela di Aula Prona Kementerian ATR/BPN dengan melibatkan berbagai unsur pegawai, mulai dari pejabat hingga petugas keamanan dan kebersihan.
HANTARU Peduli diselenggarakan Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan. Selain donor darah, panitia menyediakan layanan pemeriksaan mata gratis bagi para peserta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial peringatan HANTARU ke-66.
Donor Darah ATR/BPN Jadi Sarana Berbagi
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bahrun Munawir mengatakan, kegiatan donor darah menjadi sarana bagi jajaran kementerian untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Melalui HANTARU Peduli ini, kita ingin berbagi. Kita juga ingin memberikan kesempatan kepada teman-teman ATR/BPN untuk bisa peduli. Karena dengan donor darah, kita bisa memberikan manfaat kepada orang-orang yang membutuhkan,” ujar Bahrun saat membuka kegiatan.
Menurut Bahrun, pelaksanaan HANTARU Peduli memberikan kesempatan kepada pegawai Kementerian ATR/BPN untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Aksi donor darah itu tidak hanya diikuti oleh pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Keterlibatan juga datang dari petugas keamanan dan petugas kebersihan, sehingga kegiatan sosial tersebut melibatkan berbagai unsur pegawai.
Diikuti Pejabat hingga Petugas Keamanan
Selain Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, sejumlah pegawai dari unsur lain turut menjadi pendonor. Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Uunk Din Parunggi termasuk salah satu peserta donor darah dalam kegiatan tersebut.
Uunk menilai donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh orang lain. Ia menyebut darah yang didonorkan dapat membantu manusia lain yang membutuhkan.
“Kegiatan donor darah ini kan kegiatan kemanusiaan. Sangat bermanfaat. Jadi, ibaratnya setetes darah kita nanti itu sangat bermanfaat bagi manusia yang lain,” kata Uunk.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Lalu Harisandi juga mengikuti aksi donor darah tersebut. Ia menilai kegiatan itu tidak hanya memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan darah, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan pendonor.
“Tentunya juga untuk kesehatan kita sendiri, karena memang dianjurkan kita untuk donor darah minimal sekali setahun,” ujarnya.
HANTARU Peduli Sediakan Pemeriksaan Mata Gratis
Rangkaian HANTARU Peduli tidak berhenti pada kegiatan donor darah. Panitia juga menyediakan pemeriksaan mata gratis bagi peserta. Layanan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial yang digelar untuk memperingati HANTARU ke-66 Tahun 2026.
Pelaksanaan kegiatan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026) mempertemukan pegawai dari berbagai unsur dalam satu kegiatan sosial. Para peserta mengikuti donor darah secara sukarela, sementara layanan pemeriksaan mata diberikan sebagai fasilitas tambahan dalam rangkaian acara.
Melalui HANTARU Peduli, Kementerian ATR/BPN mengisi peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tidak hanya dengan kegiatan internal, tetapi juga aktivitas sosial yang melibatkan pegawai secara langsung.
Aksi donor darah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di lingkungan Kementerian ATR/BPN melalui keterlibatan pegawai secara sukarela.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















