Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk perbaikan Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro. Kedua ruas jalan tersebut berada di Kabupaten Batang dan menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur prioritas karena banyak dikeluhkan masyarakat. Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menyampaikan rencana itu saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Rabu (30/9/2026). Perbaikan ditargetkan mulai dilaksanakan paling cepat setelah persetujuan umum, proses administrasi, dan pengadaan selesai.
Rencana perbaikan jalan Batang tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Batang menempatkan kedua ruas itu sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah.
Endro mengatakan, program tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Menurut dia, akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang menggunakan ruas Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Perbaikan jalan ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah daerah untuk memberikan akses jalan yang lebih baik kepada masyarakat. Harapannya, akses tersebut dapat mendukung aktivitas dan perekonomian warga,” kata Endro.
Persetujuan Anggaran dan Target Pelaksanaan
Endro menjelaskan, persetujuan Rencana Kerja Anggaran (RKA) untuk kegiatan perbaikan kedua ruas jalan telah dilakukan pada 16 September 2026. Tahap berikutnya adalah persetujuan secara umum melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Batang yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober 2026.
Setelah seluruh proses administrasi dan pengadaan rampung, pekerjaan fisik ditargetkan segera dimulai. DPUPR Batang berharap tahapan tersebut dapat berjalan cepat sehingga perbaikan tidak kembali tertunda.
“Pelaksanaan paling cepat adalah 9 Oktober. Kami berharap seluruh proses administrasi dan pengadaan dapat dipercepat sehingga pekerjaan fisik bisa segera dilaksanakan,” jelas Endro.
Dengan demikian, pelaksanaan fisik paling cepat dapat dimulai pada 9 Oktober 2026. Namun, masyarakat tetap diminta menunggu karena pekerjaan masih harus melewati sejumlah tahapan sebelum pembangunan di lapangan dilaksanakan.
DPUPR Tekankan Kualitas Pekerjaan
Selain mengejar percepatan, DPUPR Batang memastikan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian. Endro menyampaikan, pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan agar jalan segera selesai diperbaiki, tetapi juga supaya dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Perhatian terhadap kualitas tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program perbaikan jalan yang telah ditetapkan sebagai prioritas pemerintah daerah. Jalan yang lebih baik diharapkan menunjang kegiatan masyarakat, termasuk mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Endro berharap perbaikan Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Batang. Ia juga mengajak warga ikut menjaga dan merawat infrastruktur setelah pekerjaan selesai.
“Mudah-mudahan jika jalan ini sudah dilakukan perbaikan nantinya masyarakat bisa bersama-sama menjaga dan merawatnya,” harapnya.
Perbaikan Ditargetkan pada Akhir 2026
Endro menambahkan, masyarakat perlu bersabar karena proses perbaikan jalan masih menunggu penyelesaian administrasi dan pengadaan. Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan tersebut dilakukan pada akhir 2026.
“Jadi ditunggu saja, perbaikannya akan dilakukan pada akhir tahun 2026 ini,” kata Endro.
Melalui anggaran Rp3,8 miliar itu, DPUPR Batang akan menangani dua ruas jalan yang dinilai membutuhkan perbaikan. Pemerintah Kabupaten Batang berharap pembangunan tersebut dapat memperbaiki akses masyarakat sekaligus mendukung kegiatan perekonomian di wilayah tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















