Headline.co.id, Bone Bolango ~ Kongres Daerah I Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Provinsi Gorontalo menetapkan Sofyan Tambipi sebagai ketua untuk periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan melalui musyawarah mufakat dalam kongres yang berlangsung pada Sabtu di Gorontalo. Sofyan dipilih setelah menjadi calon yang memenuhi persyaratan dukungan berdasarkan hasil verifikasi terhadap tujuh calon yang diajukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PERSAGI.
Keputusan itu dituangkan dalam Berita Acara Nomor 001/BA/KONGDA-I/DPD-PERSAGI/IX/2026 yang ditetapkan di Gorontalo pada 26 September 2026. Kepemimpinan baru PERSAGI Gorontalo diarahkan untuk memperkuat profesi gizi agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pembangunan kesehatan di daerah.
Sofyan Tambipi Pimpin PERSAGI Gorontalo
Kongres dipimpin Misrawatie Goi sebagai Ketua Sidang/Presidium I, Sitti R. K. Baderan sebagai Sekretaris Sidang, dan Ramli Kiayi sebagai Anggota Sidang. Setelah proses pencalonan dan verifikasi dilakukan, Sofyan Tambipi ditetapkan sebagai calon yang memenuhi persyaratan dukungan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemilihan ketua kemudian dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat. Kongres berlangsung tertib dan lancar hingga menghasilkan keputusan bersama untuk menetapkan Sofyan sebagai Ketua DPD PERSAGI Provinsi Gorontalo periode 2026–2031.
Sofyan juga menjabat Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo. Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, ia menyampaikan komitmen untuk membawa organisasi profesi gizi beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Ke depan, PERSAGI Gorontalo akan mendorong transformasi profesi gizi yang profesional, adaptif, kompeten, berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan masa depan,” kata Sofyan dalam siaran persnya, Senin (28/9/2026).
Fokus pada Kompetensi dan Perbaikan Gizi
Sofyan mengatakan, penguatan kompetensi anggota menjadi salah satu fokus penting PERSAGI Gorontalo. Upaya tersebut akan dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, pengembangan karier, riset, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Menurut dia, penguatan kapasitas tersebut ditujukan untuk memperkuat profesionalisme anggota sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan gizi kepada masyarakat. PERSAGI Gorontalo juga menempatkan percepatan perbaikan gizi sebagai bagian penting dari kontribusi organisasi terhadap pembangunan kesehatan.
Fokus perbaikan gizi itu mencakup pencegahan dan penanggulangan stunting, wasting, anemia, obesitas, kekurangan gizi mikro, serta berbagai persoalan gizi lainnya.
“PERSAGI harus mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi profesi, media, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan pembangunan agar profesi gizi semakin memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Sofyan.
Delapan Program Unggulan PERSAGI Gorontalo
Dalam kepemimpinannya, Sofyan mengusung visi “Transformasi Profesi Gizi untuk SDM Gorontalo Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.” Visi tersebut diterjemahkan melalui delapan misi, lain penguatan kompetensi dan profesionalisme, transformasi pelayanan gizi, pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas, serta percepatan perbaikan gizi.
Misi lainnya meliputi penguatan riset dan inovasi, kolaborasi strategis, serta penguatan organisasi PERSAGI. Arah tersebut menjadi dasar bagi program kerja organisasi selama periode kepengurusan 2026–2031.
PERSAGI Gorontalo menyiapkan sejumlah program unggulan, yakni PERSAGI Gorontalo Academy, Gorontalo Nutrition Action, PERSAGI Digital, PERSAGI Research & Innovation, PERSAGI Peduli, PERSAGI Muda, Pangan Lokal untuk Gizi, dan Nutrition Policy Forum.
Konsolidasi Organisasi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Kongres Daerah I DPD PERSAGI Provinsi Gorontalo menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan arah kepemimpinan baru. Kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan dapat memperkuat kapasitas profesi gizi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Adapun tagline kepemimpinan PERSAGI Gorontalo periode tersebut adalah “PERSAGI Bertransformasi, Bersinergi, dan Berdampak untuk SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















