Headline.co.id, Batang ~ Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Batang melantik kepengurusan baru masa khidmat 2026–2029 di Kafe Cikaloka Lebo, Kabupaten Batang, Minggu (27/9/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus langkah Ansor Batang menyiapkan kader menghadapi peluang industrialisasi di daerah. Melalui Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) dan Bidang Pemberdayaan SDM, organisasi itu merancang pemetaan potensi bisnis, pelatihan, serta sertifikasi bagi pemuda Ansor. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan memasok tenaga kerja lokal bagi Kawasan Industri Terpadu di wilayah Batang.
Agenda pelantikan kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Batang itu dirangkaikan dengan pelantikan 17 Pimpinan Ranting se-Kecamatan Batang, pengukuhan Satkoryon Banser Batang Kota, dan Musyawarah Kerja Anak Cabang (Muskernancap) I.
Ansor Job Center Batang Disiapkan
Wakil Ketua Bidang BUMA dan Pemberdayaan SDM PAC GP Ansor Batang, Mauludi Haqul Adni, mengatakan organisasi sedang merancang program khusus bernama Ansor Job Center Batang. Program ini menjadi bagian dari upaya memverifikasi dan mengumpulkan data pemuda Ansor, khususnya di PAC Batang, sebelum mereka difasilitasi mengikuti sertifikasi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Dalam program itu kita akan memverifikasi, kemudian memitigasi, mengumpulkan data-data daripada para pemuda Ansor terutama di PAC Batang, akan kita fasilitasi untuk dilakukan semacam sertifikasi,” kata Mauludi.
Pelatihan dan sertifikasi tersebut diproyeksikan untuk mencetak tenaga kerja lokal yang memiliki daya saing tinggi. Kebutuhan itu dikaitkan dengan hadirnya Kawasan Industri Terpadu di wilayah Batang yang dinilai membuka peluang bagi pemuda setempat.
“Harapannya pemuda Ansor tidak hanya kita mengawal para kiai, mensosialisasikan, mendakwahkan agama, tapi kita juga bisa memberikan kontribusi dalam hal kepemudaan, yaitu memsupport adanya Kawasan Industri di Batang bisa menciptakan tenaga kerja dan kita bisa memberikan supply tenaga kerja dari kaum Nahdliyin,” ujar Mauludi.
Regenerasi hingga Tingkat Desa
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Batang, Bangkit Nur Hakim, mengatakan pelantikan pengurus baru hingga tingkat desa atau kelurahan ditujukan untuk menghidupkan kembali semangat pengabdian para kader Nahdliyin. Menurut dia, regenerasi struktur organisasi menjadi pijakan awal untuk menjalankan khidmat kepada Nahdlatul Ulama, agama, dan bangsa.
“Harapannya tentunya ini menjadi awal bagi kita untuk memperbarui semangat kita sebagai langkah awal untuk kita berkhidmat di Nahdlatul Ulama maupun agama dan bangsa,” kata Bangkit seusai pelantikan di Kafe Cikaloka Lebo, Minggu (27/9/2026).
Untuk menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan, PAC GP Ansor Batang membagi peran melalui sejumlah departemen. Selain mengembangkan agenda pemberdayaan SDM dan ekonomi kader, struktur tersebut tetap memuat tugas keagamaan serta pengabdian organisasi.
Banser dan Rijalul Ansor Tetap Fokus pada Keagamaan
Bangkit menjelaskan, Banser tetap memiliki tugas utama mengawal ulama dan kiai dalam kegiatan dakwah. Sementara itu, Korps Rijalul Ansor diarahkan untuk memperkuat akidah pemuda di tengah tantangan zaman.
“Banser tetap tugas kita mengawal para ulama dan kiai untuk berdakwah. Terus Rijalul Ansor di bidang keagamaan, kita akan mengajak terus berdakwah, mengajak anak-anak muda supaya kita memahami ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang teguh dan tentunya setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.
Dengan pembagian peran tersebut, Ansor Batang menempatkan penguatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari agenda organisasi periode 2026–2029. Program BUMA dan Ansor Job Center Batang diharapkan menjadi jembatan agar pemuda Nahdliyin tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri, tetapi dapat berkembang menjadi pengusaha muda dan profesional yang siap bersaing secara global.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.






