Headline.co.id, Batang ~ Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batang mengirimkan dua sangga kerja untuk mengikuti Wirakarya XI Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah pada 25 September hingga 1 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kendal, itu diikuti Pramuka Penegak dari perwakilan Kwartir Ranting se-Jawa Tengah. Kwarcab Batang mengikutsertakan 16 peserta yang terdiri atas sangga kerja putra dan putri, masing-masing beranggotakan delapan Pramuka tingkat SMA, SMK, dan MA. Para peserta mengikuti kegiatan lapangan untuk menerapkan kemampuan kepramukaan melalui pengabdian kepada masyarakat yang mendukung program pemerintah.
Ketua Kwarcab Batang Retno Dwi Irianto mengatakan, peserta yang dikirim merupakan hasil seleksi dari perwakilan 11 Kwartir Ranting se-Kabupaten Batang. Setiap sangga didampingi oleh Bina Damping selama mengikuti rangkaian Wirakarya Daerah XI Jawa Tengah tahun 2026.
“Masing-masing didampingi oleh Bina Damping. Kegiatan selama seminggu lebih banyak aktivitas lapangan untuk mengaplikasikan dalam bentuk pengabdian masyarakat yang mendukung program pemerintah. Beberapa pengabdian yang diaplikasikan di antaranya penyuluhan program, pekerjaan infrastruktur, donor darah dan lainnya,” kata Retno saat ditemui di Gedung Pramuka Batang, Kabupaten Batang, Minggu (27/9/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pramuka Batang Disiapkan untuk Pengabdian Masyarakat
Wirakarya Daerah menjadi ruang bagi anggota Kwarcab Batang untuk mengimplementasikan kemampuan kepramukaan yang telah dipelajari selama ini di tengah masyarakat. Aktivitas dalam kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembekalan, tetapi juga pelaksanaan berbagai bentuk pengabdian di lapangan.
Melalui kegiatan itu, peserta berlatih menerapkan pengetahuan dan keterampilan kepramukaan dalam kegiatan yang memiliki manfaat bagi masyarakat. Bentuk pengabdian yang disebutkan Kwarcab Batang meliputi penyuluhan program, pekerjaan infrastruktur, donor darah, serta kegiatan lainnya.
Rangkaian kegiatan lapangan juga mendorong peserta untuk terlibat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan secara bersama-sama. Mereka belajar merumuskan perencanaan, memimpin tim, serta membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam kerja tim.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kemampuan peserta selama mengikuti kegiatan bersama perwakilan Kwartir Cabang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Peserta dituntut mampu bekerja dalam tim dan menyesuaikan diri dengan kelompok saat menjalankan aktivitas di lapangan.
Pembekalan Dilakukan Sebelum Berangkat
Untuk memastikan kesiapan peserta, Bina Damping putra dan putri, Triyono, telah menyiapkan mereka melalui sejumlah tahapan pembekalan. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan peserta selama mengikuti kegiatan Wirakarya Daerah.
Pembekalan tersebut ditujukan agar peserta memiliki kesiapan ketika bergabung dengan tim dari berbagai daerah di lapangan. Selain penguasaan materi, peserta juga dipersiapkan untuk menjalankan aktivitas yang membutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama.
Dengan komposisi peserta yang berasal dari hasil seleksi 11 Kwartir Ranting, Kwarcab Batang membawa perwakilan Pramuka Penegak dari tingkat SMA, SMK, dan MA untuk mengikuti kegiatan tingkat Kwarda Jawa Tengah. Mereka menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan pendampingan dari Bina Damping.
Wirakarya Daerah Digelar Tiga Tahun Sekali
Dewan Kwartir Cabang Batang Ahmad Hanif menjelaskan, Wirakarya Daerah XI Jawa Tengah tahun 2026 merupakan kegiatan yang dilaksanakan tiga tahun sekali. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ajang Pramuka yang diikuti oleh perwakilan Kwartir Cabang se-Jawa Tengah.
Menurut Ahmad, Wirakarya Daerah memiliki peran dalam melatih kedisiplinan, kepemimpinan, dan etos kerja peserta. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk mendapatkan pengalaman bekerja bersama peserta dari berbagai daerah.
Keikutsertaan Kwarcab Batang dalam Wirakarya XI Tingkat Kwarda Jateng berlangsung hingga 1 Oktober 2026. Selama kegiatan, dua sangga kerja putra dan putri tersebut menjalani aktivitas lapangan serta pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kendal.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















