Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang memanfaatkan pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata daerah. Promosi tersebut menyasar ribuan santri dan pendamping dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang hadir mengikuti kegiatan itu. Bupati Lumajang Indah Amperawati mengajak peserta memanfaatkan waktu selama berada di Lumajang untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata pada Jumat (25/9/2026).
Ajakan itu disampaikan Indah di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang. Menurutnya, kehadiran peserta PORSADIN dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata alam Lumajang kepada masyarakat Jawa Timur.
PORSADIN Buka Akses Promosi Wisata Lumajang
Indah menyampaikan bahwa peserta dan pendamping tidak hanya dapat mengikuti rangkaian PORSADIN, tetapi juga mengenal kekayaan wisata yang dimiliki Lumajang. Ia mendorong mereka menyempatkan diri berwisata selama masih berada di daerah tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Wisata di Kabupaten Lumajang cukup banyak. Mumpung masih di sini, ayo sempatkan berwisata,” pesan Indah di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (25/9/2026).
Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkenalkan sejumlah destinasi kepada peserta dan pendamping PORSADIN. Destinasi yang disebut lain Air Terjun Tumpak Sewu, Puncak B29, Bumi Perkemahan Glagah Arum, Siti Sundari, dan Kebun Teh Kertowono Gucialit.
Selain destinasi tersebut, Lumajang memiliki sejumlah wisata danau, yakni Ranu Kumbolo, Ranu Pani, dan Ranu Bedali. Pemerintah daerah juga memperkenalkan kawasan wisata yang berada di pesisir selatan Lumajang.
Air Terjun Tumpak Sewu Jadi Salah Satu Unggulan
Dalam pengenalan potensi wisata itu, Indah menyoroti Air Terjun Tumpak Sewu sebagai salah satu destinasi unggulan Lumajang. Ia menyebut air terjun tersebut memiliki daya tarik yang dikenal dengan sejumlah sebutan.
“Kami punya Tumpak Sewu. Banyak orang menyebutnya sebagai Niagara Indonesia. Wisatawan dari Tiongkok juga menyebutnya seperti tirai raksasa. Masih banyak wisata lainnya yang bisa dinikmati di Lumajang,” jelasnya.
Menurut Indah, kekayaan wisata alam Lumajang dapat menjadi bagian dari pengalaman peserta selama mengikuti PORSADIN. Peserta dan pendamping juga dapat memperoleh gambaran mengenai destinasi yang bisa mereka kunjungi kembali pada kesempatan lain.
Peserta Diharapkan Memiliki Referensi Destinasi
Kehadiran peserta PORSADIN dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur membuat informasi mengenai destinasi wisata Lumajang menjangkau masyarakat dari berbagai daerah. Mereka diharapkan tidak hanya mengenal Lumajang sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki beragam tujuan wisata alam.
Promosi melalui momentum PORSADIN diarahkan untuk memperkenalkan destinasi lokal secara langsung kepada peserta dan pendamping. Dengan demikian, pengalaman selama berada di Lumajang dapat menjadi referensi bagi kunjungan pada waktu mendatang.
PORSADIN VII menjadi ruang pertemuan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Lumajang memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyampaikan informasi mengenai pilihan wisata, mulai dari air terjun, kawasan perbukitan, bumi perkemahan, kebun teh, danau, hingga kawasan pesisir selatan.
Melalui pengenalan itu, Lumajang memperluas promosi wisata kepada masyarakat yang datang untuk mengikuti agenda olahraga dan seni antardiniyah. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Anby/An-m)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















