Headline.co.id, Malang ~ Program Arema Goes to School menyambangi SMK Turen, Kabupaten Malang, pada Kamis (24/9). Kegiatan yang diikuti sekitar 1.500 siswa itu menghadirkan manajemen, pemain, dan perwakilan komunitas suporter Arema FC. Program tersebut digelar untuk mengedukasi pelajar mengenai dukungan yang santun, tertib, dan positif sekaligus mendorong kreativitas suporter melalui chant dan lagu. Rangkaian acara berlangsung di lapangan utama SMK Turen, Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Turen.
Manajemen Arema FC yang hadir lain Manajer Operasional Arema FC Sudarmaji dan founding father Arema, Ovan Tobing. Dua pemain Arema FC, yakni kapten tim Johan Ahmat Farizi atau Alfarizi dan bek muda Alfiansyah, juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Presidium Aremania turut terlibat dalam program yang mempertemukan para pelajar dengan klub dan komunitas suporter. Para siswa yang didominasi laki-laki antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Pelajar perempuan juga tampak bersemangat, terutama saat sesi talkshow bersama pemain.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Arema FC Tekankan Suporter yang Tertib dan Tanpa Rasisme
Sudarmaji menyampaikan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus suporter Aremania. Menurut dia, pelajar tingkat SMK atau STM sudah memasuki usia mandiri sehingga diharapkan mampu menunjukkan sikap dewasa saat mendukung Arema FC.
“Pelajar di tingkat SMK/STM ini sudah memasuki usia mandiri. Kita harapkan adik-adik bisa menjadi suporter yang bertindak dewasa, menaati peraturan, no rasis, dan siap untuk kembali meramaikan serta ‘nribun’ bersama di Stadion Kanjuruhan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sudarmaji.
Ia juga menyampaikan kemungkinan terwujudnya skema penanganan tiket khusus pelajar. Skema tersebut diharapkan dapat mempermudah akses anak muda untuk memberikan dukungan langsung kepada Arema FC di stadion.
Pesan mengenai dukungan yang positif menjadi salah satu pokok kegiatan Arema Goes to School. Selain bertemu dengan pemain dan manajemen, para pelajar mendapatkan sosialisasi mengenai peran komunitas suporter dalam menjaga hubungan dan komunikasi antarkorwil.
Perwakilan Aremania Utas turut menjelaskan pentingnya edukasi dan pendaftaran Kartu Tanda Aremania (KTA). KTA disebut sebagai wadah resmi sekaligus sarana komunikasi antarkorwil dan presidium.
Pelajar Didorong Ciptakan Chant untuk Arema
Ovan Tobing mengajak para siswa SMK Turen menyalurkan semangat dan kreativitas mereka melalui chant. Ia membayangkan para pelajar dapat menciptakan lagu dukungan dari sekolah untuk dinyanyikan bersama saat Arema FC bertanding di Stadion Kanjuruhan.
“Semangat adik-adik di STM Turen ini luar biasa. Saya membayangkan, kalau suatu saat ada kreasi lagu dan chant yang diciptakan di sekolah bisa digelorakan bersama-sama saat mendukung Arema di stadion,” tutur Ovan Tobing di hadapan ratusan siswa.
Ajakan tersebut disampaikan Ovan dengan gaya komunikatif dan energik. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, termasuk ketika mereka mengikuti sesi tanya jawab interaktif.
Dalam sesi tersebut, pelajar mengajukan pertanyaan mengenai pengalaman bertanding, kepemimpinan di lapangan, serta masukan terkait penyelenggaraan pertandingan. Talkshow bersama pemain menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan.
Alfarizi Bagikan Pengalaman Menjadi Kapten
Kapten Arema FC Johan Ahmat Farizi membagikan perjalanan kariernya kepada para siswa. Ia bercerita tentang proses meniti karier dari akademi hingga dipercaya mengenakan jersey Arema FC dan menjadi kapten tim.
Salah satu pelajar bertanya mengenai cara Alfarizi menangani rekan-rekannya di lapangan sebagai seorang kapten. Menjawab pertanyaan itu, Alfarizi menekankan pentingnya mimpi, disiplin, kerja keras, dan keteguhan menghadapi kegagalan.
“Semua berawal dari mimpi. Menjadi kapten dan memimpin rekan-rekan di lapangan adalah tanggung jawab sekaligus kebanggaan yang besar. Kuncinya adalah disiplin, kerja keras tanpa henti, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan,” ungkap Alfarizi.
Pemain muda Arema FC Alfiansyah juga memberikan motivasi kepada para siswa. Ia mengajak mereka untuk tidak takut bermimpi dan mau menjalani setiap proses serta tantangan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan dari Apa Rapper. Sekitar enam lagu dinyanyikan bersama sehingga suasana di lapangan SMK Turen semakin meriah.
Melalui program Arema Goes to School, Arema FC berharap hubungan klub, pelajar, dan komunitas suporter terus terjalin. Program tersebut juga diharapkan mendukung terciptanya iklim sepak bola Malang yang kondusif, kreatif, dan membanggakan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















