Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Marselino Ferdinan kembali ke sepak bola Indonesia dengan bergabung bersama Persija Jakarta setelah perjalanan lebih dari tiga tahun di luar negeri tidak memberinya banyak kesempatan bermain. Persija mengontrak gelandang kelahiran 2004 tersebut selama dua tahun setelah ia sebelumnya memperkuat KMSK Deinze, Oxford United, dan menjalani masa peminjaman di AS Trencin. Pilihan kembali ke Indonesia menjadi bagian dari upaya Marselino untuk mengembalikan performa, kebugaran, dan kontinuitas pertandingan yang sulit ia dapatkan selama berkarier di Eropa.
Transfer Marselino Ferdinan ke Persija diselesaikan pada periode akhir bursa transfer Super League 2026/27. Bursa transfer dan pendaftaran pemain awal musim resmi ditutup pada Rabu, 23 September 2026 pukul 23.59 WIB, dan kepindahan Marselino dari Oxford United menjadi salah satu pergerakan yang mencuri perhatian.
Lantas, bagaimana perjalanan Marselino hingga memilih kembali ke Indonesia dan mengapa Persija menjadi klub yang dipilihnya untuk memulai kembali fase penting dalam kariernya?
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Mengapa Marselino Ferdinan Kembali ke Indonesia?
Marselino meninggalkan Indonesia pada awal 2023 setelah sebelumnya membela Persebaya Surabaya. Saat memulai perjalanan ke luar negeri, ia merupakan salah satu pemain muda Indonesia yang menonjol dan menjadi andalan Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong.
Namun, salah satu persoalan utama selama kariernya di luar negeri adalah kesempatan bermain. Dalam waktu sekitar tiga setengah tahun, jumlah penampilannya di kompetisi klub relatif terbatas berdasarkan data yang terdapat dalam bahan artikel.
Kondisi tersebut membuat Marselino membutuhkan tempat yang dapat memberinya ruang untuk mengembalikan performa serta kebugaran. Dalam pernyataannya setelah bergabung dengan Persija, dua hal tersebut secara langsung disebut sebagai fokus utamanya.
“Yang pasti sekarang saya melihat tim yang bener-benar serius dan bisa memaksimalkan potensi saya. Saat kondisi seperti ini fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya. Persija lah tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” kata Marselino dalam pernyataan yang dibagikan Persija, Rabu (23/9/2026).
Berapa Banyak Marselino Bermain di Eropa?
Catatan perjalanan Marselino menunjukkan mengapa kebutuhan akan kontinuitas pertandingan menjadi bagian penting dari kepindahannya. Bersama KMSK Deinze, Marselino hanya bermain empat kali pada musim 2022/23. Pada musim berikutnya, ia kembali hanya memperoleh tiga penampilan di kompetisi domestik level kedua Belgia.
Setelah dari Belgia, Marselino bergabung dengan Oxford United. Kesempatan bermainnya di Inggris juga terbatas. Ia hanya mencatat satu penampilan di Championship yang merupakan kompetisi level kedua sepak bola Inggris.
Oxford kemudian meminjamkannya ke AS Trencin di Slovakia. Perpindahan tersebut membuka peluang untuk mendapatkan pertandingan lebih banyak, tetapi cedera menjadi hambatan baru. Marselino hanya tampil tiga kali di liga utama Slovakia selama periode yang disebutkan dalam bahan.
Minimnya menit bermain tersebut juga berpengaruh terhadap kontinuitas Marselino bersama Timnas Indonesia. Dalam bahan artikel disebutkan bahwa ia sempat mulai dilupakan Timnas Indonesia, meskipun sebelumnya merupakan salah satu pemain andalan Garuda pada era Shin Tae-yong.
Mengapa Persija Menjadi Pilihan Marselino?
Penjelasan Marselino menempatkan keseriusan tim dan kesempatan untuk memaksimalkan potensi sebagai alasan utama. Ia melihat Persija sebagai tempat yang sesuai untuk mengembalikan kondisi setelah melalui periode dengan menit bermain terbatas.
Faktor lainnya adalah kesempatan kembali bekerja di bawah Shin Tae-yong. Dalam bahan yang tersedia, kedatangan Marselino ke Persija disebut sebagai usaha untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan Shin Tae-yong agar dirinya bisa bangkit. Ia berharap kembali menemukan sentuhan terbaik di bawah asuhan pelatih tersebut.
Kontrak dua tahun yang diberikan Persija memberi Marselino fase baru setelah perjalanan dari Belgia, Inggris, hingga Slovakia. Berbeda dengan periode sebelumnya yang diwarnai terbatasnya pertandingan, fokus Marselino sekarang adalah kembali membangun performa dan fitness.
Kehadirannya juga membuat Marselino mengikuti jejak Pratama Arhan, yang telah lebih dahulu bergabung dengan Persija Jakarta. Keduanya menjadi bagian dari aktivitas perekrutan Macan Kemayoran menjelang musim Super League 2026/27.
Apa Target Marselino Bersama Persija?
Target Marselino tidak berhenti pada pemulihan performa secara individual. Ia juga menyatakan keinginan untuk memberikan kontribusi maksimal dan mencapai prestasi bersama tim barunya.
“Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini. Dengan komposisi pemain dan pelatih sekarang, kami optimistis bisa meraihnya,” ujar Marselino.
Pernyataan tersebut memperlihatkan dua sasaran yang dibawa Marselino dalam kepindahannya. Pertama, mendapatkan kembali level permainan dan kebugaran setelah minim pertandingan. Kedua, memberikan kontribusi dalam target kompetitif Persija pada musim yang sedang berjalan.
Bagi pemain yang sebelumnya mendapatkan banyak kepercayaan di Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong, kesempatan bermain secara rutin bersama klub menjadi bagian penting dalam upayanya membangun kembali momentum karier.
Bagaimana Transfer Marselino Masuk dalam Pergerakan Bursa Super League?
Transfer Marselino berlangsung di tengah tingginya aktivitas klub-klub Super League 2026/27. Berdasarkan data Transfermarkt yang dikutip Antara dalam bahan artikel, terdapat 373 pemain yang masuk ke 18 klub peserta kasta tertinggi sepak bola Indonesia, sedangkan 383 pemain meninggalkan klubnya.
Total sekitar 551-552 pemain tercatat dalam skuad 18 klub pada musim 2026/27. Dari jumlah tersebut, sekitar 195 pemain atau 35,4 persen berstatus pemain asing. Rata-rata usia pemain yang didatangkan klub disebut berada pada angka 24,9 tahun.
Persija termasuk salah satu tim yang aktif melakukan perubahan komposisi. Selain Marselino Ferdinan, Macan Kemayoran mendatangkan I. Mamut, S. Loncar, Pratama Arhan, V. Dethan, A. Savik, D. Kolinger, A. Jeremejeff, R. Pankov, serta sejumlah pemain lainnya dan pemain yang kembali dari masa peminjaman.
Di sisi lain, Persija juga melepas sejumlah nama. Hanif Sjahbandi kembali ke Arema FC, sementara Gustavo Almeida dan Cyrus Margono dipinjamkan ke Java United FC. Beberapa pemain lain juga berpindah klub melalui transfer permanen maupun peminjaman.
Aktivitas serupa berlangsung di berbagai klub hingga hari terakhir bursa. Borneo FC mendatangkan Amar Brkic dan Daniel Mikolajewski, sedangkan Garudayaksa FC menjadi salah satu tim yang juga menyelesaikan sejumlah perekrutan menjelang penutupan periode transfer.
Setelah bursa resmi ditutup pada 23 September 2026, seluruh 18 klub peserta Super League 2026/27 telah mengunci komposisi skuad untuk menjalani paruh pertama kompetisi. Bagi Marselino Ferdinan, penutupan bursa tersebut sekaligus menandai dimulainya fase baru dalam kariernya setelah perjalanan panjang di luar negeri. Persija kini menjadi tempat yang dipilihnya untuk mengejar kembali performa, kebugaran, dan kontinuitas pertandingan yang selama beberapa musim terakhir sulit didapat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















