Headline.co.id, Banyuwangi ~ Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi menyalurkan 225 ribu liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan pada peringatan HUT ke-81 PMI, Senin (21/9/2026). Bantuan tersebut disalurkan bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) ke Kecamatan Tegaldlimo, Cluring, dan Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Selain distribusi air bersih, PMI Banyuwangi menyiapkan operasi katarak gratis bagi 400 warga pada 13–18 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan itu digelar sebagai penerapan tema HUT ke-81 PMI, “Peduli, Bergerak, Bersama,” melalui aksi sosial yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Aksi Sosial PMI Banyuwangi Menjangkau Wilayah Kekeringan
Distribusi air bersih menjadi salah satu fokus aksi sosial PMI Banyuwangi dalam memperingati hari ulang tahun organisasi tersebut. Penyaluran dilakukan untuk membantu warga di tiga kecamatan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Wakil Bupati Banyuwangi sekaligus Ketua PMI Banyuwangi, Mujiono, mengatakan bantuan air bersih masih terus disalurkan ke wilayah yang mengalami kekeringan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ini sudah dan terus kita lakukan ke sejumlah wilayah yang memang masih kekeringan. Air bersih yang sudah kita distribusikan bekerja sama dengan PUDAM sebanyak 225 ribu liter,” ujar Mujiono.
Menurut Mujiono, penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya PMI Banyuwangi menerjemahkan kepedulian kemanusiaan ke dalam bantuan yang langsung dibutuhkan masyarakat.
Operasi Katarak Gratis untuk 400 Warga
Selain membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, PMI Banyuwangi juga menyiapkan layanan kesehatan melalui operasi katarak gratis. Layanan itu dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 13–18 Oktober 2026, dengan sasaran 400 warga.
“Selain itu, PMI Banyuwangi akan menggelar layanan operasi katarak gratis bagi 400 warga. Layanan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13-18 Oktober 2026,” jelas Mujiono.
Rencana layanan tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan sosial PMI Banyuwangi dalam memperingati HUT ke-81. Kegiatan itu melengkapi bantuan air bersih yang telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.
Bantuan Sembako dan Perlengkapan untuk Pedagang
PMI Banyuwangi juga menyalurkan puluhan paket sembako kepada keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut diberikan bersamaan dengan aksi sosial lain yang menyasar kebutuhan masyarakat.
Selain paket sembako, PMI Banyuwangi memberikan bantuan berupa meja dan kursi lipat kepada pedagang kaki lima. Bantuan itu menjadi bagian dari upaya PMI menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang relevan dengan persoalan warga.
Rangkaian kegiatan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan HUT ke-81 PMI yang digelar di halaman Kantor PMI Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Upacara dipimpin Mujiono dan diikuti ratusan peserta yang terdiri atas anggota Palang Merah Remaja (PMR), relawan, serta pegawai PMI Banyuwangi.
PMI Banyuwangi Perkuat Kolaborasi
Mujiono mengatakan tema “Peduli, Bergerak, Bersama” menjadi dasar pelaksanaan berbagai kegiatan sosial PMI Banyuwangi. Menurut dia, tema tersebut mendorong PMI untuk menghadirkan aksi nyata bagi masyarakat.
“Tema Peduli, Bergerak, Bersama menjadi semangat bagi PMI untuk menerjemahkan kepedulian terhadap sesama ke dalam aksi nyata,” kata Mujiono saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 PMI.
Ia menambahkan, PMI Banyuwangi menerapkan semangat tersebut melalui kegiatan yang disesuaikan dengan permasalahan warga.
“Di Banyuwangi, semangat tersebut kita implementasikan lewat berbagai aksi sosial yang relevan dengan permasalahan warga,” katanya.
Untuk memperluas pelayanan kemanusiaan, PMI Banyuwangi juga memperkuat kerja sama dengan sejumlah pihak. Salah satu kolaborasi dilakukan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi untuk menangani persoalan sosial di masyarakat.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















