Headline.co.id, Jakarta ~ Tim Fahmil Qur’an Putra Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meraih juara pertama dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026. Babak final Fahmil Qur’an Putra berlangsung di Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Jumat (18/9/2026). Tim Sumsel yang terdiri atas Dimas Pradinata, Ahmad Zain Ardilla, dan Ahmad Azka Annabil menjadi juara setelah mengumpulkan 1.535 poin. Raihan tersebut menjadi nilai tertinggi dalam babak final.
Fahmil Qur’an Putra Sumsel Raih Nilai Tertinggi
Kemenangan itu mengantarkan Sumsel berada di posisi teratas cabang Fahmil Qur’an Putra MTQN ke-31. Sementara itu, regu Kalimantan Timur menempati posisi kedua dengan perolehan 1.270 poin.
Tim Kalimantan Timur diperkuat Moammar Khadafi Nasution, Muhammad Adnan Abd Barr, dan Fahrid Zainar Hasyim. Posisi ketiga ditempati tim Jawa Tengah dengan 1.265 poin, sedangkan Sumatera Utara berada di urutan berikutnya dengan 990 poin.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ahmad Zain Ardillah yang bertindak sebagai juru bicara tim Sumsel mengatakan, kemenangan tersebut merupakan hasil dari proses belajar dan pengalaman mengikuti kompetisi Fahmil Qur’an selama bertahun-tahun.
“Kalau tidak salah tahun 2020. 2022 akhirnya (ikut) nasional, tapi qadarullah juara dua. 2024 juara dua lagi. Alhamdulillah tahun ini, hari ini, di Jawa Tengah, kami mendapatkan juara satu,” ujar Ahmad Zain.
Pernyataan tersebut menunjukkan perjalanan tim Sumsel dalam kompetisi Fahmil Qur’an di tingkat nasional. Setelah mengikuti kompetisi pada 2022 dan meraih juara kedua, tim kembali memperoleh posisi yang sama pada 2024.
Pada MTQN ke-31 2026, kerja keras tersebut berbuah hasil. Tim Sumsel mampu mengumpulkan 1.535 poin dan mengungguli tiga tim lain yang tampil dalam babak final.
Cabang Fahmil Qur’an menguji kedalaman pemahaman peserta terhadap Al-Qur’an, wawasan keagamaan, serta kecepatan berpikir. Capaian Sumsel dalam kompetisi ini menjadi prestasi bagi para peserta, pembina, dan pihak-pihak yang mendukung persiapan tim.
Apresiasi Kemenag Sumsel
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel Syafitri Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim dan pembina yang telah berjuang dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dimas Pradinata, Ahmad Zain Ardilla, dan Ahmad Azka Annabil yang sukses meraih medali emas di MTQ Nasional ke-31 di Semarang. Ini adalah buah dari ketekunan, kerja keras, doa, serta kedisiplinan yang luar biasa. Raihan ini tidak hanya membanggakan Kanwil Kemenag dan Pemprov Sumsel, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sumsel,” ujar Syafitri Irwan.
Syafitri menambahkan, kemenangan pada cabang Fahmil Qur’an membuktikan potensi generasi muda Sumsel dalam literasi Al-Qur’an. Menurut dia, prestasi tersebut juga menunjukkan kemampuan generasi muda Sumsel untuk bersaing di tingkat nasional.
LPTQ Sumsel Sebut Kemenangan Hasil Sinergi
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumsel, Ahmad Iskandar Zulkarnaen, menyaksikan langsung perjuangan tim Sumsel di lokasi pertandingan. Ia menyampaikan rasa haru dan bangga atas capaian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta, pelatih, pembina, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan tanpa henti. Terima kasih juga kepada Gubernur dan Kanwil Kemenag Sumsel serta seluruh masyarakat Sumsel atas doa dan dukungan dahsyatnya. Kemenangan ini merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama dalam membina generasi Qur’ani di Sumatera Selatan,” ungkap Ahmad Iskandar yang biasa disapa Haji Andar usai pertandingan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta, pelatih, pembina, Gubernur, Kanwil Kemenag Sumsel, serta masyarakat Sumsel yang memberikan dukungan terhadap perjuangan tim Fahmil Qur’an Putra.



















