Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengambil langkah proaktif untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan membangun sekat kanal sepanjang 600 meter. Pembangunan ini dilakukan di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, sebagai upaya untuk mengantisipasi kebakaran susulan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Langkah ini diambil setelah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sebelumnya menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.
Pembangunan sekat kanal ini dimulai pada awal September 2026 dan diharapkan selesai dalam waktu satu bulan. Kepala BPBD Inhil, Yuspik, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. “Dengan adanya sekat kanal, kita berharap dapat mengurangi risiko penyebaran api dan menjaga kelembaban tanah,” ujar Yuspik. Sekat kanal ini dirancang untuk menahan air sehingga dapat membasahi lahan gambut yang rentan terbakar.
Selain pembangunan sekat kanal, BPBD Inhil juga berencana untuk meningkatkan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan. Edukasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. “Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, untuk memastikan langkah-langkah pencegahan ini berjalan efektif,” tambah Yuspik.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mendukung penuh inisiatif ini dan berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa. Dengan adanya sekat kanal dan upaya pencegahan lainnya, diharapkan kejadian kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir, sehingga dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat dihindari.


















