Headline.co.id, Kampar ~ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mendesak pemerintah daerah untuk segera menertibkan truk-truk overtonase yang beroperasi di wilayah Kampar. Desakan ini muncul setelah banyaknya keluhan dari masyarakat terkait kerusakan jalan yang disebabkan oleh truk-truk yang mengangkut hasil tambang galian C dan sawit dengan muatan berlebih. Penertiban ini dianggap penting untuk menjaga infrastruktur jalan agar tetap dalam kondisi baik dan aman bagi pengguna jalan lainnya.
Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan mengenai kerusakan jalan yang parah di beberapa titik di Kampar. “Kami meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap truk-truk yang melebihi kapasitas muatan. Ini penting untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih parah,” ujar Parisman. Ia menambahkan bahwa penertiban ini juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, Parisman juga menyoroti perlunya koordinasi pemerintah daerah dan pihak kepolisian dalam melakukan penertiban. Menurutnya, sinergi kedua pihak sangat diperlukan untuk memastikan bahwa penertiban berjalan efektif dan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami berharap ada tindakan nyata dan terukur dari pihak terkait untuk menertibkan truk-truk ini,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, DPRD Riau berencana untuk mengadakan rapat koordinasi dengan instansi terkait guna membahas strategi penertiban yang lebih efektif. Parisman menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan penertiban ini dan memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kampar. “Kami akan terus mengawal proses ini hingga tuntas,” tutupnya.
















