Headline.co.id, Jakarta ~ PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan bahwa perjalanan kereta api tetap aman meskipun Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi. Hal ini disampaikan oleh pihak KAI pada Senin, 7 September 2026, untuk merespons kekhawatiran masyarakat terkait dampak erupsi terhadap operasional kereta api. KAI menegaskan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan penumpang dan perjalanan kereta.
Menurut Joni Martinus, VP Public Relations KAI, perusahaan telah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pihak terkait lainnya untuk memantau kondisi terkini Gunung Anak Krakatau. “Kami terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa perjalanan kereta api tidak terganggu oleh aktivitas vulkanik,” ujar Joni. Ia menambahkan bahwa KAI telah menyiapkan prosedur darurat jika situasi memburuk.
Selain itu, KAI juga telah meningkatkan pengawasan di jalur-jalur yang berpotensi terdampak abu vulkanik. Tim teknis KAI secara rutin melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan jalur kereta untuk memastikan tidak ada gangguan yang dapat membahayakan perjalanan. “Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami,” tegas Joni.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
KAI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari KAI dan BMKG. Mereka juga mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan selama berada di stasiun dan dalam perjalanan. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, KAI optimis dapat menjaga kelancaran operasional kereta api meskipun di tengah kondisi alam yang menantang.






