Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang memulai inisiatif baru yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Gerakan Subuh Berjemaah ini diluncurkan dengan melibatkan anak-anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini memberikan insentif berupa uang saku kepada peserta yang mengikuti salat subuh berjemaah di masjid-masjid setempat.
Pelaksanaan program ini dimulai pada Senin, 7 September 2026, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran dan kebiasaan beribadah sejak dini. Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan bahwa gerakan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keimanan generasi muda, tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial di masyarakat. “Kami ingin anak-anak terbiasa dengan kegiatan positif sejak dini, dan ini adalah salah satu cara untuk mencapainya,” ujarnya.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan anak-anak. Dengan adanya kegiatan yang melibatkan mereka secara langsung, diharapkan anak-anak dapat lebih fokus pada aktivitas yang bermanfaat. Selain itu, program ini juga menjadi ajang bagi orang tua untuk lebih aktif dalam mendampingi anak-anak mereka dalam kegiatan keagamaan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Pemkab Lumajang berencana untuk terus mengembangkan program ini dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan masjid di seluruh wilayah kabupaten. Evaluasi rutin akan dilakukan untuk memastikan efektivitas program dan menyesuaikan strategi jika diperlukan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Gerakan Subuh Berjemaah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.


















