Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

Saddam by Saddam
2 months ago
in Berita
Reading Time: 5 mins read
412 13
A A
0
kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks kualitas udara atau AQI 101 pada pukul 06.00 WIB. Kondisi ini menjadi perhatian karena paparan polusi udara secara terus-menerus dapat mengganggu saluran pernapasan hingga memengaruhi mekanisme pertahanan alami paru-paru. Anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan menjadi kelompok yang perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.

Contents

    • 0.1. Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla
    • 0.2. Akses Pendidikan Tinggi Diperluas, Kampus Didorong Berkontribusi
  • 1. Polusi Udara Dapat Mengganggu Mekanisme Pertahanan Pernapasan
  • 2. Risiko Iritasi hingga Penyakit Pernapasan Bisa Meningkat
  • 3. AQI Jakarta Diperkirakan Memburuk Sore hingga Malam
  • 4. Anak-anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada
  • 5. Kualitas Udara Belum Bisa Langsung Dikaitkan dengan Abu Anak Krakatau
  • 6. Masyarakat Disarankan Memantau Kualitas Udara Secara Berkala

Kualitas udara Jakarta hari ini berdasarkan pemantauan IQAir menunjukkan ozon atau O3 sebagai polutan utama dengan konsentrasi mencapai 137,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Selain berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif pada pagi hari, indeks kualitas udara Jakarta juga diperkirakan meningkat pada sore hingga malam.

You might also like

Berita Terkini

Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla

22 October 2026

Akses Pendidikan Tinggi Diperluas, Kampus Didorong Berkontribusi

22 October 2026

Kualitas udara Jakarta hari ini bahkan berpotensi memburuk hingga masuk kategori tidak sehat pada malam hari. Dalam kondisi tersebut, masyarakat terutama kelompok rentan disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan sekaligus memperhatikan potensi dampak paparan polusi terhadap sistem pernapasan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Polusi Udara Dapat Mengganggu Mekanisme Pertahanan Pernapasan

Udara yang masuk ke dalam tubuh melewati hidung dan saluran pernapasan sebelum akhirnya mencapai paru-paru.

Di sepanjang saluran tersebut terdapat lendir serta rambut-rambut halus yang menjadi bagian dari mekanisme pertahanan tubuh. Keduanya berfungsi membantu menangkap partikel atau benda asing agar tidak masuk lebih jauh ke dalam sistem pernapasan.

Tubuh juga mempunyai mekanisme alami untuk membersihkan saluran pernapasan ketika terdapat partikel yang seharusnya tidak masuk.

Batuk dan bersin merupakan salah satu bentuk respons tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan.

Namun, kemampuan tersebut dapat terganggu apabila seseorang terpapar polusi udara dalam jangka panjang.

Dokter spesialis konsultan paru kerja, dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P (K), M.Kes, menjelaskan bahwa paparan polusi secara terus-menerus tetap dapat menimbulkan gangguan meskipun konsentrasinya tidak selalu tinggi.

“Semua ini apabila kita terpapar dalam jangka panjang, meskipun itu tidak terlalu tinggi konsentrasinya, bisa menimbulkan kerusakan pada rambut getar dan mukosa saluran napas,” jelas dr. Hendras.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam program Beauty Health bertema “Bahaya Polusi Udara terhadap Kesehatan Paru-paru” yang tayang di kanal YouTube Tribun Health pada Kamis (17/11/2022).

Risiko Iritasi hingga Penyakit Pernapasan Bisa Meningkat

Kerusakan pada rambut getar dan mukosa saluran napas dapat membuat mekanisme pertahanan alami sistem pernapasan tidak bekerja secara optimal.

Menurut dr. Hendrastutik, kondisi tersebut dapat menyebabkan saluran pernapasan menjadi lebih mudah mengalami iritasi.

Paparan polusi dalam jangka panjang juga disebut dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan pernapasan, termasuk asma, penyakit paru obstruktif kronis, serta bronkitis.

Risiko tersebut membuat kondisi kualitas udara perlu diperhatikan, terutama oleh masyarakat yang harus melakukan aktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

Kelompok yang lebih sensitif terhadap polusi, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan gangguan saluran pernapasan, perlu memberikan perhatian lebih besar saat indeks kualitas udara meningkat.

AQI Jakarta Diperkirakan Memburuk Sore hingga Malam

Berdasarkan prakiraan per jam IQAir, kualitas udara Jakarta diprediksi mengalami peningkatan indeks sepanjang Senin.

Pada pukul 07.00 WIB, AQI diproyeksikan naik menjadi 106. Angka tersebut kemudian diperkirakan mencapai 109 pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Memasuki pukul 10.00 WIB, AQI diperkirakan sedikit turun menjadi 107.

Namun, peningkatan indeks diproyeksikan kembali terjadi pada siang hingga sore hari.

AQI diperkirakan mencapai 114 pada pukul 14.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 128 pada pukul 15.00 WIB dan 145 pada pukul 16.00 WIB.

Kualitas udara diperkirakan semakin memburuk menjelang malam.

Pada pukul 17.00 WIB, AQI Jakarta diproyeksikan mencapai 151 atau masuk kategori tidak sehat. Indeks tersebut diperkirakan meningkat menjadi 158 pada pukul 18.00 WIB dan mencapai 161 pada pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, kualitas udara diprediksi mulai membaik secara bertahap dengan AQI 135 pada pukul 21.00 WIB dan 123 pada pukul 22.00 WIB.

Anak-anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada

Kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif menunjukkan bahwa kualitas udara mulai berpotensi memberikan dampak lebih besar bagi orang-orang dengan tingkat kerentanan tertentu.

Anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian karena kondisi sistem pernapasannya dapat lebih sensitif terhadap paparan polusi.

Lansia dan masyarakat yang telah memiliki gangguan pernapasan juga perlu membatasi paparan ketika kualitas udara berada dalam kategori buruk.

Masyarakat dalam kelompok tersebut disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika indeks kualitas udara meningkat.

Jika harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik juga disarankan.

Pemantauan kondisi udara secara berkala diperlukan karena AQI dapat berubah dalam hitungan jam.

Kualitas Udara Belum Bisa Langsung Dikaitkan dengan Abu Anak Krakatau

Kondisi kualitas udara Jakarta yang buruk terjadi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang disertai sebaran abu vulkanik.

Abu vulkanik terpantau mencapai sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Meski demikian, kondisi AQI Jakarta tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Hal itu karena polutan utama yang terdeteksi dalam pemantauan kualitas udara adalah ozon atau O3.

Untuk mengetahui sejauh mana abu vulkanik memengaruhi kualitas udara Jakarta, diperlukan pemantauan terhadap partikulat terutama PM2,5 dan PM10.

Data mengenai arah serta luas sebaran abu vulkanik juga diperlukan untuk memastikan adanya hubungan antara aktivitas erupsi dan perubahan kualitas udara.

Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati dalam menyimpulkan penyebab memburuknya kualitas udara tanpa didukung data yang memadai.

Masyarakat Disarankan Memantau Kualitas Udara Secara Berkala

Selain memperhatikan dampaknya terhadap paru-paru, masyarakat juga perlu memantau perkembangan AQI sebelum melakukan aktivitas di ruang terbuka.

Pemantauan menjadi semakin penting pada sore hingga malam hari karena indeks kualitas udara diperkirakan meningkat cukup signifikan.

Masyarakat terutama kelompok rentan disarankan membatasi aktivitas luar ruangan pada saat kualitas udara memburuk dan menggunakan perlindungan yang memadai ketika harus berada di luar.

Informasi mengenai perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga perlu terus dipantau secara terpisah dari data AQI.

Dengan memperhatikan kondisi kualitas udara dan membatasi paparan polusi, risiko iritasi serta gangguan pada saluran pernapasan dapat lebih diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang masuk kelompok sensitif.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Abu Anak KrakatauKualitas udaramenunjukkan ozon atau O3Polusi udara

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Berita Terkini

Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tidak pernah meminta platform...

Akses Pendidikan Tinggi Diperluas, Kampus Didorong Berkontribusi

by masfajar
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong perguruan tinggi terlibat dalam pembangunan nasional....

Berita Terkini

Karhutla Sumsel Disorot, Dana Presiden Rp100 Miliar Dipertanyakan

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id ~ Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumatra Selatan (Sumsel) mendesak Pemerintah Provinsi Sumsel membuka data penanganan kebakaran hutan...

Berita Terkini

MBG 2.0 Perkuat Keamanan Pangan dan Ketepatan Data

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui transformasi MBG 2.0...

Berita Terkini

BRIN Siapkan Pemulihan 705 UMKM Terdampak Banjir Sumatra

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id ~ Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan strategi pemulihan 705 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak...

Berita Terkini

Irigasi Pulih, Nagan Raya Siapkan Rehabilitasi Sawah 55 Hektare

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Nagan Raya ~ Suka Makmue, Jaringan irigasi di Desa Alue Seupeung, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kembali...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemprov Gorontalo Ajak Pemuda Jadi Motor Perubahan

Pemprov Gorontalo Ajak Pemuda Jadi Motor Perubahan

13 November 2025
Musyawarah Kalurahan Banyuraden Bahas RKP Tahun 2027

Musyawarah Kalurahan Banyuraden Bahas RKP Tahun 2027

30 July 2026
Pelaku Pembunuhan Mayat di Kaligesing yang terikat rafia

Polisi Berhasil Tangkap Pembunuhan di Kaligesing, Pelaku Kebingungan Saat Hendak Buang Jasad Korban

24 February 2023

Polres Ogan Ilir Terbakar, Tiga Ruangan Hangus Terbakar

17 February 2020
: Suasana stasiun KA Commuter Jabodetabek di Bekasi Timur, Jawa Barat. (Foto PT KAI)

KAI Hormati Proses Hukum Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

1 October 2026
Tekan Pelanggaran, Satlantas Polres Pesawaran Gencarkan ETLE Handheld di Jalur Lintas Barat

Satlantas Pesawaran Gencarkan ETLE Handheld di Jalur Lintas Barat

22 September 2026
Pemerintah Dorong Startup Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas

Pemerintah Dorong Startup Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas

25 February 2026

Artikel Terbaru

Berita Terkini

KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing

22 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar Sambut Kembalinya Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi

22 October 2026
Berita Terkini

Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla

22 October 2026
Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kg Narkoba Jenis Sabu di Pekanbaru

Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kg Sabu di Pekanbaru

22 October 2026

Akses Pendidikan Tinggi Diperluas, Kampus Didorong Berkontribusi

22 October 2026
PJR Cipularang Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Purwakarta

PJR Cipularang Salurkan Lima Tangki Air Bersih di Purwakarta

22 October 2026
Berita Terkini

Karhutla Sumsel Disorot, Dana Presiden Rp100 Miliar Dipertanyakan

22 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Berita

Dewa United Women Menang 1-0 atas Persikad di IWL 2026

by masfajar
19 October 2026
0

Headline.co.id ~ Dewa United Women mengawali Indonesia Women’s League (IWL) 2026 dengan...

Read moreDetails

Jumat Keliling Polda NTT Tekankan Iman dan Pelayanan

Kepercayaan Digital Jadi Fondasi Inovasi dan Ekonomi Digital

BRIN Siapkan Pemulihan 705 UMKM Terdampak Banjir Sumatra

Gerakan Sejuta Santri Menanam Sorgum Didorong Kemenag

BKN Dorong Kotabaru Percepat Digitalisasi Layanan Warga

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi

Pelayanan Kesehatan Lumajang Wajib Setara untuk Semua Pasien

PSS Sleman U16 Menang 3-0 atas PSM dan Puncaki Grup C

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.