Headline.co.id, Direktur Jenderal Kebudayaan ~ Hilmar Farid, menegaskan bahwa ajang Abang None Jakarta bukan sekadar gelar, melainkan sebuah representasi positif dari wajah Ibukota. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penutupan pemilihan Abang None Jakarta 2026 yang berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026. Hilmar menekankan pentingnya peran Abang None dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Jakarta kepada masyarakat luas.
Menurut Hilmar, Abang None memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi duta budaya yang mampu memperkenalkan keanekaragaman dan kekayaan budaya Jakarta. “Mereka bukan hanya ikon, tetapi juga agen perubahan yang dapat mempengaruhi persepsi publik tentang Jakarta,” ujar Hilmar. Ia berharap para pemenang dapat menjalankan tugas mereka dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata dan kebudayaan di Jakarta.
Acara pemilihan Abang None Jakarta 2026 ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai wilayah di Jakarta. Para peserta telah melalui serangkaian seleksi ketat yang meliputi pengetahuan budaya, kemampuan berkomunikasi, dan keterampilan lainnya. Pemenang tahun ini diharapkan dapat melanjutkan tradisi positif yang telah dibangun oleh para pendahulunya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, pemerintah berencana untuk terus mendukung program-program yang melibatkan Abang None dalam berbagai kegiatan promosi budaya dan pariwisata. Dengan demikian, diharapkan Jakarta dapat semakin dikenal sebagai kota yang kaya akan budaya dan memiliki daya tarik wisata yang kuat.


















