Headline.co.id, Bupati Parigi Moutong ~ Samsurizal Tombolotutu, mengungkapkan adanya anomali cuaca yang melanda wilayahnya. Pada Minggu, 30 Agustus 2026, ia menjelaskan bahwa bagian utara kabupaten mengalami kekeringan parah, sementara bagian selatan justru dilanda banjir bandang. Kondisi ini menimbulkan tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam menangani dampak yang ditimbulkan.
Samsurizal menjelaskan bahwa kekeringan di wilayah utara telah mengakibatkan kesulitan air bersih bagi masyarakat setempat. Selain itu, sektor pertanian juga terdampak signifikan, mengancam produksi pangan lokal. Di sisi lain, banjir bandang di wilayah selatan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu aktivitas sehari-hari warga. “Kami harus bekerja keras untuk menanggulangi dua situasi yang bertolak belakang ini,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah ini. Bantuan air bersih dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama. Samsurizal menegaskan bahwa koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan yang efektif. “Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan secepat mungkin kepada masyarakat yang terdampak,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Bupati Samsurizal juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Ia berharap agar masyarakat dapat bersabar dan saling membantu dalam menghadapi situasi ini. “Kerjasama dan gotong royong adalah kunci untuk melewati masa sulit ini,” tutupnya.




















