Headline.co.id, Singkawang ~ Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah cepat dalam menghadapi penurunan kualitas udara yang terjadi di wilayahnya. Pada Kamis, 27 Agustus 2026, Pemkot Singkawang membagikan sebanyak 3.300 masker kepada warga sebagai upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk polusi udara. Pembagian masker ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya polusi udara yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di sekitar wilayah tersebut.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan bahwa pembagian masker ini merupakan langkah awal untuk mengurangi risiko kesehatan bagi warga. “Kami berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat dengan memberikan masker secara gratis, terutama bagi mereka yang paling rentan terhadap dampak polusi udara,” ujarnya. Selain itu, Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Kondisi udara yang memburuk ini telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan di Singkawang. Sekolah-sekolah di beberapa daerah terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu guna menghindari paparan langsung terhadap polusi. Selain itu, Pemkot Singkawang juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kualitas udara dan mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah distribusi masker ini diharapkan dapat membantu masyarakat Singkawang dalam menghadapi situasi darurat ini. Pemkot Singkawang juga berencana untuk terus memantau situasi dan memberikan bantuan tambahan jika diperlukan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kualitas udara di Singkawang dapat segera membaik dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.


















