Headline.co.id, Medan ~ Putaran ke-13 musim MotoGP membawa para pembalap ke MotorLand Aragon, di mana 37 poin tambahan siap diperebutkan. Sirkuit ini dikenal dengan duel-duel akhir lap yang menegangkan dan hasil yang tidak terduga, menjadikannya kesempatan sempurna untuk menyaksikan kembali beberapa pertarungan terbaik yang pernah terjadi di Alcañiz.
Salah satu momen tak terlupakan terjadi pada tahun 2014 ketika hujan yang jarang turun di Aragon menambah drama pada balapan hari Minggu itu. Jorge Lorenzo berhasil menguasai kondisi tersebut untuk meraih kemenangan pertamanya musim itu. Sementara itu, Aleix Espargaro berhasil mengalahkan Cal Crutchlow dari Ducati dalam pertarungan fenomenal untuk posisi kedua, menjadikannya pembalap pertama yang menempatkan mesin ‘Open Class’ di podium. Di sisi lain, insiden menimpa tiga nama besar: Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi.
Tahun 2015 juga dikenang karena pertarungan sengit di akhir balapan Dani Pedrosa dan Valentino Rossi untuk posisi kedua. Lorenzo, yang akhirnya menjadi juara dunia, meraih kemenangan penting, dengan Pedrosa membantu rekan senegaranya dengan mengalahkan Rossi dalam pertarungan epik tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pertarungan epik lainnya terjadi pada 2018 dengan empat pembalap terlibat dalam duel sengit di MotorLand. Andrea Iannone dan Alex Rins dari Suzuki bersaing ketat dengan rival gelar Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. Marquez akhirnya berhasil mempertahankan posisinya dengan selisih kurang dari satu detik, mengamankan kemenangan keempatnya di Aragon dalam perjalanan menuju gelar juara dunia.
Pada GP Aragon 2021, terjadi pertarungan langsung Pecco Bagnaia dan Marc Marquez. Bagnaia, yang belum pernah memenangkan balapan MotoGP sebelumnya, berhasil mengalahkan Marquez di medan yang biasanya menguntungkan bagi juara dunia tujuh kali tersebut. Kemenangan ini menjadi yang pertama dari 30 kemenangan yang diraih Bagnaia hingga saat ini.
Setahun sebelumnya, Bagnaia berhasil meraih kemenangan setelah pertarungan sengit dengan sesama pembalap Italia. Namun, pada 2022, Enea Bastianini dari Gresini Racing berhasil mencuri lima poin dari Bagnaia yang sedang memburu gelar dengan manuver di lap terakhir di Tikungan 7. ‘The Beast’ meraih kemenangan keempatnya musim itu dengan selisih tipis 0,042 detik.
Dengan sejarah pertarungan yang menegangkan ini, Aragon GP akhir pekan ini menjanjikan aksi yang tidak kalah seru.


















