Headline.co.id, Nagekeo ~ NTT — Polri melalui Posko Kesehatan di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, terus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi. Hingga 24 Agustus 2026, posko ini telah melayani sekitar 400 warga yang mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat bencana tersebut. Layanan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan oleh Polri.
Ketua Tim Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa berbagai keluhan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gastritis, flu, dan batuk telah ditangani oleh tim medis. “Sampai dengan 24 Agustus, kurang lebih 400 warga sudah mendapatkan pelayanan kesehatan di posko. Keluhan yang kami temukan cukup beragam, seperti ISPA, gastritis, flu, dan batuk. Kami lakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien,” ungkap Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi.
Menurut Ahmad Fauzi, kondisi kesehatan warga yang sebelumnya mengalami berbagai keluhan tersebut secara umum sudah membaik setelah mendapatkan pelayanan dan pengobatan dari tim medis Polri. “Alhamdulillah, sebagian besar keluhan yang dialami masyarakat sudah teratasi. Kami terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keberadaan Posko Kesehatan Polri ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengobatan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak gempa tetap mendapatkan akses layanan kesehatan selama masa pemulihan. Tim medis Polri terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan. “Kami akan terus hadir selama masyarakat masih membutuhkan pelayanan kesehatan. Harapannya, masyarakat dapat melewati masa pemulihan ini dengan kondisi yang semakin sehat dan kuat,” tutup Ahmad Fauzi. Kehadiran posko ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan kemanusiaan Polri di tengah masyarakat terdampak bencana.
















