Headline.co.id, Malang ~ Stadion Kanjuruhan telah dipastikan siap menjadi tempat pertandingan kandang bagi Arema FC dalam kompetisi Super League musim 2026/2027. Kepastian ini diperoleh setelah re-risk assessment (RA) terbaru menunjukkan peningkatan skor menjadi 87,19, dengan predikat Sangat Baik. Sebelumnya, penilaian berada di angka 83.
Proses penilaian dilakukan oleh tim dari Ditpamobvit Polda Jatim, yang dipimpin oleh Kasubdit Audit Ditpamobvit, Fatahul Azmi, S.Pd. Tim ini menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian pada Senin (24/8/2026). Asesmen ulang ini bertujuan untuk memastikan bahwa infrastruktur, manajemen risiko, serta regulasi keselamatan dan keamanan stadion memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan oleh kompetisi kasta tertinggi nasional.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik hasil penilaian ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan sisa rekomendasi administrasi agar operasional pertandingan dapat berjalan dengan sempurna. “Kami akan terus meningkatkan kualitas sesuai ketentuan,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Meskipun demikian, Arema FC tidak berpuas diri. Panitia pelaksana pertandingan tetap diminta untuk meningkatkan kualitas sesuai dengan ketentuan yang ada. Catatan dari hasil risk assessment terbaru, termasuk berita acara, harus segera dilengkapi untuk mendukung kelancaran Super League. Selain itu, Stadion Kanjuruhan juga akan menjadi tempat pertandingan kandang bagi Rans Nusantara FC di Championship.
Peningkatan skor dalam re-risk assessment ini didorong oleh finalisasi sejumlah dokumen dan simulasi di lapangan yang sebelumnya masih berbentuk draf. Manajemen Arema FC bersama pengelola stadion telah melengkapi Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan medis, kelengkapan perambuan petunjuk, serta regulasi teknis pengamanan dan keselamatan penonton.
Keberhasilan proses peninjauan ini juga berkat sinergi yang erat berbagai instansi di Malang Raya. Panitia pelaksana mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan yang terlibat selama proses verifikasi berlangsung. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak,” tutupnya.

















