Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Olahraga Sepak Bola

Musim Baru Super League: 5 Statistik yang Wajib Dicek Sebelum Percaya Prediksi Bola

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Sepak Bola
Reading Time: 9 mins read
407 17
A A
0
Ilustrasi gambar bola

Ilustrasi gambar

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Musim baru membuat angka lama terasa lebih meyakinkan daripada seharusnya. Klasemen musim sebelumnya masih segar di ingatan, daftar pencetak gol belum lama ditutup, dan publik sudah mulai mencari tim mana yang layak disebut favorit. Namun menjelang Super League 2026/27, justru inilah periode ketika prediksi sepak bola paling mudah terlihat rapi tetapi dibangun di atas asumsi yang rapuh.

Contents

    • 0.1. Official Jersey Antangin x Persebaya Hadir di PRJ 2026
    • 0.2. PERSIB Balikkan Keadaan, Marc Klok Bangga dengan Tim
  • 1. 1. xG dan xGA: lihat kualitas peluang, bukan hanya jumlah gol
    • 1.1. Overperformance tidak selalu bertahan
  • 2. 2. Rekor kandang dan tandang: jangan campur dua profil berbeda
  • 3. 3. Profil tembakan: shots on target saja belum cukup
    • 3.1. Awal musim berarti sampel kecil
  • 4. 4. Kekuatan lawan: lima kemenangan belum tentu berarti form hebat
  • 5. 5. Probabilitas pasar: benchmark untuk menguji confidence
  • 6. Kontinuitas skuad menentukan seberapa berguna data lama
  • 7. Prediksi yang sehat menyebut ketidakpastian
  • 8. H2H dan klasemen jangan dijadikan jalan pintas
  • 9. Pemeriksaan 60 detik sebelum percaya prediksi
  • 10. Musim baru membutuhkan pembacaan baru

I.League menetapkan Super League 2026/27 mulai bergulir pada 4 September 2026 dengan 18 klub peserta. Musim sebelumnya berakhir dengan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda sama-sama mengoleksi 79 poin, sementara Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 71 poin. Angka itu penting sebagai konteks, tetapi bukan jawaban untuk musim baru. Pergantian pemain, pelatih, struktur skuad, jadwal, dan kondisi pramusim dapat mengubah kekuatan sebuah tim sebelum laga resmi pertama dimainkan.

You might also like

Antangin Rilis Official Jersey X Persebaya di Pekan Raya Jatim

Official Jersey Antangin x Persebaya Hadir di PRJ 2026

9 October 2026
Klok Bangga Dengan Kerja Keras Tim

PERSIB Balikkan Keadaan, Marc Klok Bangga dengan Tim

9 October 2026

Karena itu, membaca prediksi bola seharusnya dimulai dari pertanyaan sederhana: data apa yang sebenarnya mendukung prediksi tersebut? Lima statistik berikut tidak menjamin hasil pertandingan, tetapi dapat membantu membedakan analisis yang punya dasar dari opini yang sekadar dibungkus angka.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

1. xG dan xGA: lihat kualitas peluang, bukan hanya jumlah gol

Statistik pertama yang layak dicek adalah expected goals atau xG, bersama expected goals against atau xGA. Dua angka ini membantu menjelaskan kualitas peluang yang diciptakan dan diberikan sebuah tim.

Hudl StatsBomb menjelaskan xG sebagai estimasi probabilitas sebuah tembakan menjadi gol berdasarkan ribuan tembakan historis dengan karakteristik serupa. Faktor seperti jarak, sudut, bagian tubuh yang digunakan, dan jenis umpan sebelum tembakan dapat masuk ke model. Sebuah peluang bernilai 0,20 xG, misalnya, secara historis setara dengan peluang yang berbuah gol kira-kira dua kali dari sepuluh percobaan sejenis.

Mengapa ini lebih berguna daripada sekadar membaca skor akhir? Karena gol adalah kejadian yang relatif jarang. Sebuah tim bisa menang 2-0 setelah mencetak dua gol dari peluang sulit, sementara lawannya menghasilkan peluang lebih baik tetapi gagal menuntaskannya. Jika analisis hanya melihat hasil, kemenangan itu tampak dominan. xG bisa menunjukkan proses yang berbeda.

StatsBomb juga menyebut xG lebih berguna untuk memperkirakan performa ke depan dibanding selisih gol saat ini atau hitungan tembakan sederhana. Itu bukan berarti xG selalu benar. Penyedia berbeda dapat menghasilkan nilai berbeda karena modelnya memakai variabel yang tidak sama. Namun untuk menilai proses, xG membantu melihat apakah performa sebuah tim lebih kuat atau lebih lemah daripada skor yang terlihat.

Pada awal musim, statistik ini sebaiknya dibaca dalam dua lapisan. Data musim lalu bisa menjadi baseline, lalu beberapa laga pertama dipakai untuk melihat apakah pola peluang berubah. Jika sebuah tim musim lalu menciptakan banyak peluang tetapi kehilangan penyerang utama, angka lama tidak boleh dianggap otomatis berlaku kembali.

Overperformance tidak selalu bertahan

Kesalahan umum adalah menganggap tim yang mencetak jauh lebih banyak gol daripada xG pasti memiliki finishing luar biasa dan akan terus melakukannya. Kadang kualitas pemain memang menjelaskan sebagian perbedaan, tetapi dalam sampel pendek penyelesaian akhir dapat berfluktuasi besar.

Hal yang sama berlaku untuk xGA. Tim yang baru kebobolan sedikit belum tentu bertahan dengan baik jika lawan terus mendapatkan peluang berkualitas. Kiper yang sedang tampil hebat dapat menutupi masalah selama beberapa pekan. Prediksi yang baik harus memisahkan hasil dari proses.

2. Rekor kandang dan tandang: jangan campur dua profil berbeda

Statistik kedua adalah performa kandang dan tandang yang dipisahkan.

Satu rata-rata untuk seluruh pertandingan bisa menyembunyikan perbedaan besar. Sebuah klub dapat bermain agresif di kandang, menekan lebih tinggi dan menciptakan lebih banyak peluang, tetapi berubah konservatif saat tandang. Ada juga tim yang justru nyaman bermain transisi di luar kandang ketika lawan dipaksa mengambil inisiatif.

Ketika membaca prediksi, cek hasil dan proses berdasarkan lokasi. Berapa rata-rata gol kandang? Bagaimana xG kandang? Seberapa sering tim menciptakan peluang besar? Lalu bandingkan dengan profil tandang lawan, bukan dengan rata-rata keseluruhan musim.

Home advantage bukan sekadar cerita lama. Banyak model rating dan prediksi memasukkannya sebagai komponen tersendiri, termasuk pendekatan Elo yang menyesuaikan perbedaan kekuatan berdasarkan lokasi pertandingan. Namun efek kandang tidak identik untuk setiap klub.

Untuk Super League Indonesia, faktor perjalanan juga layak diperhatikan. Kompetisi mencakup wilayah yang luas sehingga beban laga tandang tidak selalu sama. Data publik mungkin tidak mengukur kelelahan secara sempurna, tetapi pemisahan kandang dan tandang tetap memberi gambaran lebih realistis daripada satu rekor umum.

3. Profil tembakan: shots on target saja belum cukup

Statistik ketiga adalah profil tembakan. Ini mencakup jumlah tembakan, shots on target, lokasi peluang dan, bila tersedia, xG per shot.

Shots on target populer karena mudah dipahami. Tim yang mencatat enam tembakan tepat sasaran terlihat lebih berbahaya daripada tim yang hanya punya satu. Namun tembakan lemah dari jarak jauh yang mengarah tepat ke kiper tetap dihitung sebagai shot on target, sedangkan peluang berbahaya yang melebar beberapa sentimeter tidak.

Di sinilah kualitas tembakan menjadi penting. xG per shot mencoba menjawab seberapa baik rata-rata peluang yang dipilih sebuah tim. Tim dengan volume tembakan tinggi tetapi xG per shot rendah mungkin terlalu sering menembak dari posisi sulit. Sebaliknya, tim dengan jumlah tembakan lebih sedikit tetapi terus masuk ke area berbahaya dapat memiliki profil serangan lebih kuat.

StatsBomb menekankan bahwa tidak semua tembakan memiliki nilai yang sama. Tembakan dari area tengah kotak penalti biasanya lebih bernilai dibanding upaya dari sudut sempit atau jarak jauh. Konteks sebelum tembakan juga memengaruhi nilai peluang.

Jadi, jangan percaya klaim “mendominasi” hanya karena satu tim menembak 18 kali. Periksa dari mana tembakan itu datang dan seberapa besar kualitas peluangnya.

Awal musim berarti sampel kecil

Dua pertandingan bagus dapat membuat statistik ofensif terlihat luar biasa. Dua lawan kuat dapat membuat tim kompetitif tampak buruk. Karena itu, angka baru harus dikombinasikan dengan konteks musim lalu dan perubahan skuad.

Persebaya, misalnya, bergerak aktif untuk 2026/27 dengan mendatangkan pemain lokal baru, sementara PSIM Yogyakarta mengumumkan mempertahankan 12 pemain lokal dari musim lalu. Contoh ini menunjukkan mengapa kontinuitas skuad perlu dibaca bersama statistik. Data lama tidak memiliki nilai yang sama untuk tim yang mempertahankan fondasi dan tim yang berubah besar.

4. Kekuatan lawan: lima kemenangan belum tentu berarti form hebat

Statistik keempat sering diabaikan karena tidak sesederhana kolom W-D-L: kualitas lawan.

“Lima laga terakhir” adalah fitur favorit dalam preview pertandingan. Masalahnya, lima kemenangan melawan tim papan bawah tidak sama dengan tiga kemenangan dan dua kekalahan melawan lima tim teratas. Tanpa penyesuaian terhadap kekuatan lawan, statistik form dapat menciptakan rasa percaya diri palsu.

Salah satu cara mengatasinya adalah menggunakan rating seperti Elo. Sistem ini tidak hanya memberi nilai pada hasil, tetapi juga memperhitungkan siapa lawannya. Mengalahkan tim yang jauh lebih kuat memberi informasi berbeda dibanding kemenangan atas tim yang memang diperkirakan kalah.

Pembaca tidak perlu membangun model Elo sendiri untuk memakai prinsip tersebut. Cukup lihat jadwal lawan dari rentetan hasil yang sedang dibicarakan. Jika sebuah prediksi menyebut tim sedang dalam “form luar biasa”, tanyakan melawan siapa.

Hal ini makin penting pada awal musim. Klasemen setelah tiga atau empat pekan belum stabil. Tim di posisi ke-14 mungkin baru menghadapi tiga kandidat juara, sementara pemimpin klasemen mendapat jadwal lebih ringan.

I.League menyusun kalender kompetisi 2026/27 dengan mempertimbangkan agenda tim nasional berdasarkan kalender FIFA, AFC dan AFF, serta Ramadan dan hari besar lainnya. Artinya, kepadatan jadwal dan konteks pertandingan memang bagian nyata dari musim, bukan detail yang boleh diabaikan.

5. Probabilitas pasar: benchmark untuk menguji confidence

Statistik kelima tidak berasal langsung dari lapangan, tetapi berguna untuk mengecek apakah sebuah prediksi terlalu percaya diri: probabilitas yang tersirat dari odds pasar.

Secara sederhana, odds desimal dapat diubah menjadi probabilitas mentah dengan rumus 1 dibagi odds. Odds 2,00 setara 50%, sedangkan 1,50 sekitar 66,7%. Namun probabilitas mentah dari semua pilihan biasanya berjumlah lebih dari 100% karena terdapat margin bookmaker. Artinya, angka tersebut perlu disesuaikan sebelum diperlakukan sebagai probabilitas pasar.

Penelitian tahun 2026 yang menggunakan 90.014 pertandingan sepak bola dari lima bookmaker menunjukkan bahwa konversi odds menjadi probabilitas bukan persoalan sepele. Studi itu juga membahas favourite-longshot bias dan menunjukkan bahwa cara mengoreksi margin dapat memengaruhi kualitas estimasi.

Mengapa ini penting? Karena pasar merupakan benchmark. Jika model atau tipster memberi tim peluang menang 75%, sedangkan pasar yang telah disesuaikan berada sekitar 52%, selisih sebesar itu perlu dijelaskan. Mungkin model menangkap informasi yang belum dihargai pasar. Bisa juga ada masalah pada data, sampel, absensi atau penilaian kekuatan tim.

Karena itu, pengguna platform NerdyTips atau layanan prediksi lain sebaiknya tidak hanya melihat siapa yang dipilih, tetapi juga apakah confidence masuk akal bila dibandingkan dengan statistik pertandingan dan harga pasar.

Pergerakan odds dapat memberi konteks, tetapi jangan dibaca seperti kode rahasia. Harga bisa berubah karena berita lineup, volume taruhan, perbedaan harga antaroperator atau manajemen risiko. Pergerakan adalah sinyal untuk diperiksa, bukan bukti bahwa seseorang mengetahui hasil.

Kontinuitas skuad menentukan seberapa berguna data lama

Super League 2026/27 baru dimulai pada 4 September, sehingga pada pekan awal belum ada cukup data baru untuk membangun penilaian sepenuhnya dari nol. Di sinilah informasi pramusim ikut penting.

Semen Padang FC, misalnya, menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta pada Agustus 2026 dan menjadwalkan lima laga uji coba untuk mengevaluasi perkembangan tim. I.League menyebut agenda tersebut dipakai untuk mengukur kesiapan taktik, fisik dan harmonisasi antarpemain.

Hasil uji coba tidak boleh dibesar-besarkan. Pelatih bisa bereksperimen dengan formasi, memberi menit kepada pemain cadangan atau mengejar kebugaran. Namun struktur tim, siapa yang bermain dan seberapa jauh pemain baru menyatu tetap relevan.

Salah satu pertanyaan paling berguna adalah seberapa besar kontinuitas menit bermain. Berapa banyak pemain inti musim lalu yang masih ada? Apakah lini belakang tetap sama? Apakah pencetak gol utama pergi? Jawaban ini menentukan seberapa besar statistik lama masih layak digunakan.

Prediksi yang sehat menyebut ketidakpastian

Ada perbedaan besar antara “tim A lebih mungkin menang” dan “tim A pasti menang”. Model probabilistik yang sehat harus meninggalkan ruang untuk hasil lain.

Jika sebuah tim diberi peluang 65%, masih ada 35% ruang bagi hasil selain kemenangan. Dalam satu pertandingan, 35% bukan kejadian langka. Kekalahan tidak otomatis membuktikan analisis salah, sama seperti satu kemenangan tidak membuktikan model hebat.

Kualitas baru terlihat setelah banyak prediksi. Prediksi dengan confidence sekitar 70% seharusnya, dalam sampel besar, menghasilkan keberhasilan yang mendekati angka tersebut. Proses ini dikenal sebagai kalibrasi.

Karena itu, riwayat prediksi lebih penting daripada satu screenshot kemenangan. Tanpa sampel, confidence hanya angka yang menarik secara visual.

H2H dan klasemen jangan dijadikan jalan pintas

Pertemuan langsung masih bisa berguna jika terjadi baru-baru ini dengan pelatih, pemain dan gaya yang relatif sama. Namun H2H sering diberi bobot terlalu besar.

Pertandingan tiga musim lalu dapat melibatkan struktur skuad yang hampir sepenuhnya berbeda. Lebih baik memakai H2H untuk mencari pola yang dapat dijelaskan, misalnya apakah satu tim berulang kali kesulitan menghadapi pressing lawan atau bola mati, bukan berhenti pada “menang empat dari lima pertemuan”.

Klasemen awal musim juga rawan menipu. Setelah tiga pertandingan, enam poin dapat berarti banyak hal tergantung siapa lawan yang sudah dihadapi dan bagaimana performanya. Posisi tabel adalah hasil. Analisis harus mencari proses di belakangnya.

Pemeriksaan 60 detik sebelum percaya prediksi

Pembaca tidak selalu punya waktu membangun model sendiri. Namun lima statistik tadi dapat menjadi filter cepat.

Lihat apakah hasil didukung xG dan xGA. Pisahkan performa kandang dan tandang. Periksa kualitas tembakan, bukan hanya volumenya. Nilai form berdasarkan kekuatan lawan. Terakhir, bandingkan confidence prediksi dengan probabilitas pasar.

Jika kelimanya menunjuk ke arah yang sama, argumen menjadi lebih kuat. Jika saling bertentangan, tingkat keyakinan seharusnya turun.

Ini bukan formula untuk selalu menang. Ini cara untuk mengurangi alasan yang buruk.

Musim baru membutuhkan pembacaan baru

Musim 2025/26 sudah memberikan baseline. Persib Bandung dan Borneo FC menyelesaikan musim dengan 79 poin, Persija 71, sementara klub lain berada dalam rentang performa yang berbeda. Namun 2026/27 dimulai dengan kondisi baru.

Ada 18 klub, perubahan skuad, agenda tim nasional, perjalanan, pemain yang datang dan pergi, serta pelatih yang berusaha mengubah identitas tim. Hasil tahun lalu tetap bernilai, tetapi nilainya harus diperbarui setiap pekan.

Itulah prinsip utama analisis yang layak dipercaya. Statistik bukan alat untuk membuat masa depan terlihat pasti. Statistik dipakai untuk mengukur seberapa kuat alasan kita sebelum pertandingan dimulai.

Ketika Super League bergulir, prediksi yang paling menarik bukan selalu yang menawarkan confidence tertinggi. Yang lebih berharga adalah prediksi yang dapat menjelaskan dari mana angkanya berasal, data apa yang mendukungnya, dan bagian mana yang masih tidak pasti.

Dalam olahraga di mana satu gol, satu kartu merah atau satu kesalahan kiper dapat mengubah 90 menit, kemampuan mengukur ketidakpastian jauh lebih berguna daripada sekadar terdengar yakin.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: BOLASuper League

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Antangin Rilis Official Jersey X Persebaya di Pekan Raya Jatim

Official Jersey Antangin x Persebaya Hadir di PRJ 2026

by Saddam
9 October 2026
0

Headline.co.id ~ Official Jersey Antangin x Persebaya diperkenalkan dalam Pekan Raya Jatim (PRJ) 2026 di Grand City Convex, Surabaya, pada...

Klok Bangga Dengan Kerja Keras Tim

PERSIB Balikkan Keadaan, Marc Klok Bangga dengan Tim

by Fajar Ari Wibowo
9 October 2026
0

Headline.co.id ~ PERSIB mengalahkan Port FC 3-1 pada laga pembuka Grup B ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/27 di...

Sejarah Baru Arema FC: Program "Inside The Lion Home" Ajak Aremania Rasakan Pengalaman Eksklusif dan Edukasi Regulasi di Stadion Kanjuruhan

Inside The Lion Home Arema FC Edukasi Aremania di Kanjuruhan

by Aditya
9 October 2026
0

Headline.co.id, Malang ~ Arema FC menggelar program perdana “Inside The Lion Home” di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, untuk mendekatkan...

Menatap Laga Tandang, PSS U16 Bersiap Hadapi Deltras FC U16

PSS U16 Fokus Evaluasi Jelang Hadapi Deltras FC U16

by Ari Wibowo muhammad
9 October 2026
0

Headline.co.id, Sidoarjo ~ Skuad PSS Sleman U16 bersiap menghadapi Deltras FC U16 pada lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA)...

Ingin Tebus Kemenangan yang Lepas, Ernando Ari Bidik Tiga Poin di Lampung

Persebaya Bidik Tiga Poin di Lampung Usai Gagal Menang

by Saddam
9 October 2026
0

Headline.co.id ~ Persebaya membidik tiga poin saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan keempat Super League 2026/27 di Stadion PKOR...

Remontada Persib Bangkit Dan Kalahkan Port Fc 3 1

Persib Kalahkan Port FC 3-1 Setelah Comeback Dramatis

by Fajar Ari Wibowo
9 October 2026
0

Headline.co.id ~ Persib mengalahkan Port FC dengan skor 3-1 pada pertandingan pembuka Grup B ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27....

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

: Kementerian Perhubungan mencatat 72.236 deteksi kendaraan angkutan barang melalui ETLE HUB dalam satu bulan penerapan. Dari 1.227 deteksi yang telah terkonfirmasi, sebanyak 207 kendaraan telah membayar denda tilang./Foto Humas Kemenhub

ETLE HUB Deteksi 72.236 Angkutan Barang dalam Sebulan

16 September 2026
Animo Peserta Tinggi, Pendaftaran AICIS+ 2026 Diperpanjang hingga 9 September 2026

Pendaftaran AICIS+ 2026 Diperpanjang, Kesempatan Lebih Luas bagi Akademisi

1 September 2026
Gempa Magnitudo 3.5 Mengguncang Jember, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 3.5 Mengguncang Jember, Jawa Timur

12 January 2026
Ilustrasi - Pekerja tengah memeriksa saluran pipa di pembangkit geothermal Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ulubelu, Tanggamus, Lampung. (ANTARA/HO-PGE Ulubelu)

Pertamina Bangun Pilot Plant Hidrogen Hijau di Ulubelu, Serap Ratusan Tenaga Kerja Lokal

14 September 2025
Wali Kota Tidore Dorong Implementasi Perda Disabilitas

Wali Kota Tidore Dorong Implementasi Perda Disabilitas

13 February 2026
warga Padukuhan Sanggrahan, Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman menggeruduk kantor Kalurahan Berbah menuntut agar kepala Dukuh Sanggrahan Hermawan untuk mundur

Dugaan Korupsi CSR Puluhan Warga Geruduk Kantor Kalurahan Tegaltirto, Tuntut Mundurnya Dukuh Sanggrahan

10 January 2025
Polri Sediakan Layanan Kesehatan di Daerah Terdampak Bencana di Aceh

Polri Sediakan Layanan Kesehatan di Daerah Terdampak Bencana di Aceh

10 January 2026

Artikel Terbaru

Persib Bandung Comback Bawa Pulang 3 Poin lawan Port FC

Persib Bandung Menang 3-1 atas Port FC di ASEAN Club Championship

9 October 2026
Bezzecchi leads Marc Marquez and Martin in Indonesia FP1

MotoGP Indonesia FP1: Bezzecchi Tercepat, Marquez Kedua

9 October 2026
: Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi mengantongi homologasi Grade A dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) untuk 2026./Foto Istimewa

Homologasi Grade A FIM Pastikan Mandalika Siap Gelar MotoGP 2026

9 October 2026
Amankah Tidur Bersama Kucing Kesayangan?

Tidur Bersama Kucing: Manfaat, Risiko, dan Cara Menguranginya

9 October 2026
: Menteri UMKM Maman Abdurrahman bersama sejumlah pejabat terkait menyampaikan keterangan terkait Perpres Nomor 27 Tahun 2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Perpres tersebut mengatur kepastian kemitraan, pelindungan sosial, tarif dan biaya platform, serta keberlanjutan ekosistem digital yang melibatkan pengemudi ojol, UMKM, perusahaan aplikasi, dan konsumen. (Foto: Kementerian UMKM)

Perpres 27/2026 Atur Kemitraan dan Pelindungan Pengemudi Ojol

9 October 2026
Antangin Rilis Official Jersey X Persebaya di Pekan Raya Jatim

Official Jersey Antangin x Persebaya Hadir di PRJ 2026

9 October 2026
Kunker ke Bengkayang, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 926/PL: Minta Prajurit Kuasai Kemampuan Tempur dan Teritorial Pembangunan untuk Amankan Perbatasan

Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 926/PL di Bengkayang

9 October 2026

Popular Story

: Silaturahmi Bupati Hulu Sungai Utara, Sahrujani, bersama para pemuka agama dan tokoh masyarakat se-Kabupaten HSU, yang berlangsung di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) HSU, Senin (5/10/2026).
Pemerintah

Bupati HSU Ajak Ulama Percepat Penurunan Stunting

by Dani
6 October 2026
0

Headline.co.id ~ Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani mengajak alim ulama...

Read moreDetails

1.509 Kadet Unhan RI Dikirim ke 181 Sekolah Rakyat

549 SPPG di Riau Kantongi SLHS untuk Dukung Program MBG

Presiden Prabowo Perintahkan Perampingan Struktur BUMN

Polisi Salurkan Air Bersih Sehari Setelah Warga Mengeluh

Operasi Pasar Murah Pekanbaru Digelar 5-9 Oktober, Ini Jadwalnya

Gol Perdana Alex Martins untuk Persebaya Dipersembahkan bagi Bonek

Patroli Malam Satlantas Polres Majene Sasar Jalan Trans Sulawesi

Irjen Langgeng Purnomo Resmi Jabat Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

DKPP Lumajang Buka Jalur Bantuan Hama lewat Kelompok Tani

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.