Highlight Berita Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka di Pajangan Bantul, Polisi Telusuri Aktivitas Korban Sebelum Tewas:
Headline.co.id, Bantul ~ Polisi menelusuri rangkaian aktivitas Triyanto alias Munil (40) sebelum ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka di sebuah rumah warga di Dusun Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul, Minggu (23/8/2026) malam. Korban yang merupakan warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, sebelumnya diketahui sempat berada di sejumlah lokasi bersama beberapa orang sejak Sabtu (22/8/2026) malam. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi, mengolah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan bukti untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Hingga Senin (24/8/2026), polisi belum menyimpulkan adanya keterkaitan antara aktivitas korban sebelum kejadian dengan kematiannya.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan polisi menerima laporan penemuan orang meninggal dunia sekitar pukul 23.20 WIB. Personel Polsek Pajangan kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Pada Minggu malam sekitar pukul 23.25 WIB, personel Polsek Pajangan mendatangi TKP penemuan orang meninggal dunia di Dusun Pringgading, Guwosari, Pajangan,” kata Rita, Senin (24/8/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Korban diketahui bernama Triyanto alias Munil, berusia 40 tahun. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam posisi terbujur dengan sejumlah luka pada tubuh.
Polisi kemudian menghubungi Tim Inafis Polres Bantul serta tenaga medis dari Puskesmas Pajangan untuk memeriksa kondisi korban dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan awal menemukan adanya luka robek pada bagian belakang tubuh korban. Selain itu, darah masih terlihat mengalir dari telinga dan terdapat cairan bekas darah pada bagian hidung.
“Selain itu ditemukan benjolan luka pada bagian belakang kepala sebelah kiri dengan diameter sekitar 4 sentimeter. Kemudian terdapat luka gores pada bagian punggung dengan panjang sekitar 6 sentimeter sebanyak tiga buah,” ujar Rita.
Petugas medis juga menemukan tanda-tanda kaku mayat pada tubuh korban. Sianosis atau perubahan warna kebiruan juga terlihat pada ujung kedua jari tangan dan kaki.
Berdasarkan pemeriksaan awal tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan.
Polisi Dalami Aktivitas Korban Sebelum Ditemukan Meninggal
Selain mendalami kondisi korban dan lokasi penemuan, penyidik kini menelusuri aktivitas Triyanto sebelum ditemukan meninggal dunia.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh polisi, korban sempat berada bersama sejumlah orang dalam kegiatan minum minuman keras di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Setelah kegiatan tersebut, korban diketahui berpindah ke beberapa lokasi. Rangkaian pergerakan itu kini menjadi bagian dari informasi yang didalami penyidik untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah warga di Guwosari, Pajangan.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan apakah kegiatan maupun perpindahan korban dari sejumlah lokasi tersebut memiliki hubungan langsung dengan kematiannya.
Rita menegaskan penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk penyebab pasti korban meninggal dunia masih dalam pengembangan dan penyelidikan polisi. Sejumlah saksi sudah kami periksa untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia,” jelasnya.
Pemeriksaan terhadap saksi menjadi salah satu langkah polisi untuk merekonstruksi aktivitas korban dari sebelum kejadian hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Keterangan para saksi tersebut juga akan dicocokkan dengan temuan petugas saat melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.
Anak Korban Membuat Laporan ke Polres Bantul
Proses penyelidikan berlanjut setelah anak korban membuat laporan polisi ke Polres Bantul pada Senin (24/8/2026).
“Anak korban kemudian membuat laporan polisi di Polres Bantul pada Senin (24/8/2026). Saat ini proses penyelidikan masih berjalan,” imbuh Rita.
Sebelumnya, petugas telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Pajangan.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Penyebab kematian korban juga belum disimpulkan karena masih menunggu hasil pendalaman penyidik.
Dengan proses penyelidikan yang masih berlangsung, kepolisian belum menyatakan adanya tindak pidana maupun menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Triyanto. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian sekaligus memastikan apa yang terjadi sebelum korban ditemukan di rumah warga di wilayah Pajangan, Bantul.




















