Headline.co.id, Jakarta ~ Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, serta Kepolisian Daerah Kepulauan Riau atas keberhasilan mereka dalam menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair yang masuk ke Indonesia. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menyatakan bahwa operasi ini merupakan salah satu upaya pemberantasan narkoba paling monumental yang pernah dilakukan oleh aparat penegak hukum di Indonesia.
Habiburokhman, yang juga merupakan politikus dari Partai Gerindra, menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas kolaborasi antarlembaga dalam memerangi jaringan narkotika internasional. Ia menambahkan bahwa Komisi III DPR akan terus mendukung dan mengawasi upaya pemberantasan narkoba sebagai bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Operasi penggagalan penyelundupan ini dilakukan oleh BNN bersama Bea Cukai dan Polda Kepulauan Riau. Mereka berhasil mencegat kapal berbendera Tanzania yang membawa sabu cair tersebut saat melintas di perairan Tanjung Parit, Bengkalis, Riau. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI, Brigjen Roy Hardi Siahaan, menjelaskan bahwa operasi gabungan ini dilakukan setelah tim menerima informasi intelijen mengenai pergerakan kapal yang diduga membawa narkotika.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengungkapan ini menjadi salah satu penyitaan narkotika terbesar di Indonesia dan menegaskan pentingnya sinergi aparat penegak hukum dalam memutus jalur penyelundupan narkoba lintas negara. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi langkah signifikan dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.


















