Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat kemampuan komunikasi tenaga kesehatan. Langkah ini diambil setelah ditemukan bahwa banyak pasien enggan berbagi informasi penting mengenai kondisi kesehatan mereka. Inisiatif ini diumumkan pada Jumat, 14 Agustus 2026, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pasien saat berinteraksi dengan tenaga medis.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyatakan bahwa komunikasi yang efektif pasien dan tenaga kesehatan sangat penting untuk diagnosis yang akurat dan perawatan yang tepat. “Kami menyadari bahwa komunikasi yang baik dapat meningkatkan hasil perawatan dan kepuasan pasien,” ujar Thoriqul. Oleh karena itu, pelatihan komunikasi bagi tenaga kesehatan akan menjadi fokus utama dalam program peningkatan layanan kesehatan di Lumajang.
Pelatihan ini direncanakan untuk mencakup berbagai aspek komunikasi, termasuk cara mendengarkan aktif, empati, dan teknik bertanya yang efektif. Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli komunikasi dan psikolog, untuk memberikan pelatihan yang komprehensif. Diharapkan, dengan keterampilan komunikasi yang lebih baik, tenaga kesehatan dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan pasien, sehingga pasien merasa lebih nyaman untuk berbagi informasi yang diperlukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Pemkab Lumajang juga berencana untuk melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas pelatihan ini. Evaluasi akan dilakukan dengan mengumpulkan umpan balik dari pasien dan tenaga kesehatan untuk memastikan bahwa tujuan peningkatan komunikasi tercapai. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Lumajang,” tambah Thoriqul. Dengan langkah ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Lumajang dapat menjadi lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.












