Headline.co.id, Menteri Perhubungan ~ Dudy, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah pencarian dan evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin yang mengalami insiden di perairan Selat Sunda. Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan melibatkan kapal penumpang yang mengalami masalah teknis hingga menyebabkan kapal terombang-ambing di laut.
Dalam pernyataannya, Menhub Dudy menyampaikan bahwa tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. “Kami berfokus pada keselamatan penumpang dan awak kapal. Semua sumber daya telah kami kerahkan untuk memastikan evakuasi berjalan lancar,” ujar Dudy. Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Basarnas dan TNI AL, terus dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi.
KMP Putri Yasmin diketahui membawa sekitar 200 penumpang dan awak kapal saat insiden terjadi. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa penumpang mengalami syok dan luka ringan. Tim medis telah disiapkan di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama bagi mereka yang membutuhkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menhub Dudy menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan kapal penumpang di Indonesia. “Kami akan melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab insiden ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” tegasnya. Rencana tindak lanjut ini diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan pelayaran di Indonesia.




















