Highlight Berita Kecelakaan Maut di Jalan Ganjuran Bantul, Pengendara NMAX 18 Tahun Meninggal Dunia:
Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX dan Honda Revo terjadi di Jalan Ganjuran Bantul, tepatnya di Dusun Kaligondang, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara Yamaha NMAX, Issac Jogues Radit Ananda (18), meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara dan pembonceng Honda Revo mengalami luka dan mendapatkan penanganan medis di RS Santa Elisabeth Ganjuran.
Kapolsek Bambanglipuro AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, S.Sn mengatakan, petugas Unit Lantas Polsek Bambanglipuro menerima laporan dari masyarakat mengenai kecelakaan tersebut.
Jeffry menjelaskan, kecelakaan bermula ketika Yamaha NMAX yang dikendarai Issac melaju dari arah barat menuju timur. Pada saat bersamaan, Honda Revo yang dikendarai Agustinus Didik Purwanto (56) bersama pemboncengnya melaju di depan kendaraan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Jeffry, Yamaha NMAX saat itu melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara NMAX tidak melihat Honda Revo yang berada di depannya.
Jarak antara kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat pengendara Yamaha NMAX tidak dapat menguasai laju sepeda motornya.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, pengendara Yamaha NMAX tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak bodi bagian belakang Honda Revo,” ujar Jeffry kepada Headline.co.id.
Benturan tersebut menyebabkan kedua sepeda motor terpental dan pengendaranya terjatuh ke aspal.
Pengendara NMAX Meninggal di Lokasi
Akibat kecelakaan tersebut, Issac mengalami cedera kepala berat. Pelajar berusia 18 tahun asal Dusun Kanutan, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul itu dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara pengendara Honda Revo, Agustinus Didik Purwanto, mengalami luka lecet pada bagian bibir. Pria berusia 56 tahun tersebut dalam kondisi sadar dan mendapatkan penanganan medis di RS Santa Elisabeth Ganjuran dengan status rawat jalan.
Pembonceng Honda Revo, Kristiano Noven (19), warga Dusun Nglarang, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.
Jeffry mengatakan, Kristiano dalam kondisi sadar dan mengalami luka ringan. Korban juga mendapatkan penanganan medis di RS Santa Elisabeth Ganjuran.
Dalam penanganan kecelakaan tersebut, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi. Dua saksi yang tercatat yakni Parjo (64), warga Nomporejo, Galur, Kulonprogo, dan Lilik (65), warga Gebangan, Palbapang, Bantul.
Dua Sepeda Motor Mengalami Kerusakan
Selain menyebabkan satu korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kedua sepeda motor.
Honda Revo mengalami kerusakan pada bagian spakbor belakang yang pecah serta knalpot bengkok. Sementara Yamaha NMAX mengalami kerusakan berupa sok depan bengkok dan lampu depan pecah.
Jeffry turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Issac Jogues Radit Ananda dalam kecelakaan tersebut.
“Segenap keluarga besar Polsek Bambanglipuro menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara Issac Jogues Radit Ananda (18), warga Kanutan, Sumbermulyo, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada Selasa malam,” ujar Jeffry.
Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” katanya.
Pengendara Diimbau Kontrol Kecepatan
Jeffry mengingatkan masyarakat agar kecelakaan tersebut menjadi perhatian bersama mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua.
Pengendara diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan serta selalu memperhatikan kondisi lalu lintas dan kendaraan lain yang berada di depannya.
“Kontrol kecepatan, jaga konsentrasi, dan sayangi nyawa diri,” ujar Jeffry.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan ketika berkendara di jalan raya.
“Mari bersama-sama kita wujudkan tertib lalu lintas demi keselamatan bersama. Berhati-hatilah dalam berkendara, utamakan keselamatan daripada kecepatan,” kata Jeffry.


















