Headline.co.id, Redelong ~ Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah, bekerja sama dengan Puskesmas Samar Kilang, melakukan langkah proaktif untuk mencegah penyebaran penyakit muntaber di Kecamatan Syiah Utama. Pada Selasa (14/7/2026), tim kesehatan melakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel air di 13 desa di wilayah tersebut.
Langkah ini melibatkan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) serta Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah. Selain itu, tim kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyakit diare. Edukasi ini dimulai dengan menyasar guru dan siswa di SDN dan SMPN Syiah Utama, dengan tujuan memutus mata rantai penularan penyakit berbasis lingkungan.
Dalam sosialisasi tersebut, tim kesehatan menekankan lima langkah utama pencegahan muntaber: mengonsumsi air minum yang telah dimasak, menjaga kebersihan diri, menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan pakai sabun (CTPS), dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dan kebersihan untuk mencegah penyakit yang dapat ditularkan melalui air atau lingkungan yang tidak higienis.
Edukasi Berkelanjutan untuk Masyarakat
Ke depan, edukasi mengenai perilaku hidup sehat akan terus digencarkan oleh tim Promosi Kesehatan (Promkes) bersama para bidan desa di seluruh wilayah kerja Puskesmas Samar Kilang. Sinergi tenaga kesehatan, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kecamatan Syiah Utama sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular berbasis lingkungan.
Melalui upaya ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit muntaber di wilayah tersebut.
















