Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkenalkan inovasi baru dalam layanan kearsipan melalui platform CEKATAN. Inovasi ini diumumkan dalam Rapat Pembinaan dan Pengembangan Aparatur yang berlangsung di Jakarta pada 1-3 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai narasumber dari Kementerian Keuangan, Kementerian PANRB, BPSDM Kemendagri, dan Sekretariat Jenderal Kemendagri, bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).
Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Sri Purwaningsih, menekankan pentingnya peningkatan kualitas aparatur yang sejalan dengan penguatan tata kelola organisasi. “Peningkatan kualitas aparatur harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola organisasi melalui pengelolaan aset yang akuntabel, penataan SDM berbasis kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta budaya kerja yang menjunjung nilai-nilai BerAKHLAK,” ujar Sri Purwaningsih dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).
Penguatan Tata Kelola dan Layanan Kearsipan
Inovasi CEKATAN, yang merupakan singkatan dari kecepatan, kemudahan, dan ketepatan, diharapkan dapat mengoptimalkan tata kelola kearsipan di lingkungan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan. Kepala Bagian Umum Sekretariat Ditjen Bina Adwil, Rizza Kamajaya, menyatakan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan organisasi dan mendukung terciptanya tata kelola kearsipan yang lebih efektif. “Inovasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan organisasi serta mendukung terciptanya tata kelola kearsipan yang lebih optimal,” ujar Rizza.
Pembekalan dan Pengembangan Kompetensi ASN
Selama rapat, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek penting seperti pelaksanaan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN), siklus pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), dan Standar Barang Standar Kebutuhan (SBSK). Materi ini disampaikan oleh sejumlah ahli, termasuk Cucu Supyan Cahyana dari Kementerian Keuangan dan Hary Sulistyo Rahardjo dari Kemendagri. Pembekalan ini bertujuan untuk memperkuat budaya kerja ASN dalam mendukung implementasi sistem merit.
Komitmen terhadap Pelayanan Publik
Dengan adanya pembinaan aparatur dan pengembangan inovasi ini, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan berkomitmen untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia serta tata kelola organisasi yang adaptif, profesional, dan akuntabel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelayanan publik yang semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui langkah-langkah ini, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan, sejalan dengan arahan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan.


















