Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Polri untuk segera mengusut dalang di balik maraknya spam iklan judi online di media sosial. Fenomena ini, menurut Sahroni, sudah sangat jelas terlihat dan seharusnya tidak sulit bagi Polri untuk mengungkapnya. Ia menegaskan bahwa Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memiliki kemampuan untuk menelusuri dan membongkar praktik tersebut.
Sahroni menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan mengkritisi masalah ini, mengingat banyaknya kolom komentar di media sosial, termasuk akun media massa dan instansi pemerintah, yang dipenuhi iklan judi online. “Saya minta polisi lacak IP operator-operator tersebut dan segera tangkap semuanya. Jadi, jangan sekedar menghapus komentar-komentarnya,” tegas Sahroni.
Polri Diminta Bertindak Tegas
Sahroni menekankan pentingnya tindakan tegas dari Polri untuk menangani masalah ini. Ia yakin bahwa spam tersebut dioperasikan oleh akun bot yang dikendalikan secara masif. “Negara harus tegas karena praktik seperti ini bukan hanya mengganggu ruang digital, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem judi online yang merusak masyarakat,” tambahnya.
Peran Dittipidsiber Bareskrim Polri
Menurut Sahroni, Dittipidsiber Bareskrim Polri memiliki peran penting dalam mengatasi masalah ini. Ia berharap unit tersebut dapat menelusuri dan membongkar jaringan operator judi online yang bertanggung jawab atas spam iklan tersebut. “Pokoknya negara harus tegas,” ujar Sahroni, menekankan pentingnya tindakan cepat dan efektif dari pihak berwenang.
Dengan desakan ini, diharapkan Polri dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi dan menindak tegas pelaku di balik spam iklan judi online yang meresahkan masyarakat.





















