Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) berkomitmen mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyiapkan bantuan bahan produksi dan kebutuhan harian. Bantuan ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya produksi dan meningkatkan kapasitas usaha UMKM di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi & Usaha Kecil Diskumperindag Provinsi Gorontalo, Jeffryanto Naue, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara spesifik agar dapat memberikan dampak langsung pada produktivitas UMKM. “Bantuan yang akan digelontorkan dipastikan sesuai dengan jenis dan karakteristik usaha yang dijalankan oleh masing-masing pelaku UMKM penerima manfaat,” ujar Jeffryanto, Jumat (26/6/2026).
Proses Penyaluran Bantuan
Sebelum penyaluran bantuan dilakukan, Diskumperindag telah mempersiapkan seluruh tahapan dengan cermat. Tahapan tersebut meliputi verifikasi dan validasi data calon penerima, penyusunan spesifikasi barang, proses pengadaan melalui E-Katalog dengan metode Semi Kompetisi, hingga perencanaan mekanisme distribusi bantuan. Menurut Jeffryanto, pelaksanaan pengadaan melalui Semi Kompetisi bertujuan untuk mendapatkan penyedia yang mampu menyediakan barang sesuai spesifikasi, menawarkan harga yang kompetitif, serta menjamin kualitas barang yang akan disalurkan kepada penerima manfaat.
Harapan untuk UMKM
Jeffryanto berharap, bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek pelaku UMKM, tetapi juga menjadi stimulus untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat keberlanjutan usaha, dan mendorong UMKM naik kelas. “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM di Gorontalo,” tambahnya.
Dengan langkah ini, Pemprov Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM. Program bantuan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha kecil dan menengah.




















