Headline.co.id, Batang ~ Kabupaten Batang menjadi tuan rumah Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang berlangsung di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Sabtu (27/6/2026). Acara ini bertujuan memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batang dan Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FKPKBM).
Wakil Bupati Batang, Suyono, menekankan pentingnya pendidikan kesetaraan dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan kreatif. “Adik-adik Pramuka harus menjadi jiwa petarung, cerdas, dan kreatif. Dengan kecerdasan dan ketangguhan, kalian akan memiliki kreativitas yang menjunjung tinggi integritas,” ujarnya. Suyono juga mengajak peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar dan pengembangan karakter melalui aktivitas kepramukaan dan perlombaan.
Peran Pemuda dalam Pembangunan
Suyono menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia, terutama pemuda, menentukan keberhasilan suatu daerah atau negara. “Aset terbesar bangsa ini adalah bakat dan kemampuan para pemudanya. Jika dibina secara profesional, mereka akan menjadi bangsa yang hebat,” katanya. Ia mendorong peserta untuk terus menuntut ilmu sebagai bekal meraih cita-cita dan meningkatkan derajat diri, keluarga, serta masyarakat.
Sinergi untuk Meningkatkan Kualitas SDM
Pemkab Batang berharap kepercayaan sebagai tuan rumah Jawara Jateng 2026 dapat memperkuat sinergi pemerintah, Gerakan Pramuka, dan lembaga pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, memperluas jejaring antardaerah, dan menumbuhkan semangat berkarya menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Suyono.
Rangkaian Kegiatan dan Tujuan
Jawara Jateng 2026 diikuti oleh 280 peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, didampingi oleh 70 pendamping dan 35 pimpinan kontingen. Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan apresiasi yang dirancang untuk meningkatkan literasi, kreativitas, kepemimpinan, dan kerja sama. Kategori lomba meliputi yel-yel, Star Kaya dan fashion show, nyanyian bersambung, orasi kebangsaan, lomba TikTok, tutor berprestasi, hingga Senam Anak Indonesia Hebat.
Penyelenggaraan Jawara Jateng 2026 bertujuan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan, memperkuat budaya literasi, meningkatkan rasa percaya diri, membangun jiwa kepemimpinan, serta mempererat persaudaraan antarwarga pendidikan kesetaraan di Jawa Tengah. “Melalui kegiatan ini, peserta didorong memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Suyono.





















