Headline.co.id, Jakarta ~ Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan di lingkungan internalnya sebagai langkah penyegaran organisasi dan penguatan pelaksanaan tugas. Mutasi ini diumumkan pada Jumat (26/6/2026) setelah diterbitkan dalam surat telegram Kapolri pada 25 Juni 2026. Rotasi kali ini melibatkan sejumlah jabatan strategis, termasuk Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Kapolda, hingga Wakapolda.
Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H. mendapatkan promosi sebagai Kapuslitbang Polri. Sementara itu, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. dan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. masing-masing ditunjuk sebagai Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Daya. Di tingkat Wakapolda, Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. dipercaya sebagai Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. sebagai Wakapolda Maluku, dan Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K. sebagai Wakapolda Papua Barat Daya.
Penguatan Pelayanan Kepolisian di Daerah
Mutasi ini juga mencakup promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes, termasuk pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat pelayanan kepolisian di daerah.
Sebanyak 45 personel Polwan juga memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya mengemban jabatan Kapolres IIIA2. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi ini adalah bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Komitmen Polri dalam Pembinaan Karier
Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karier personel. “Melalui rotasi ini diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.
Pembentukan satuan kewilayahan baru, termasuk Polresta di kawasan IKN, merupakan bagian dari upaya Polri menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan tugas yang semakin dinamis. Promosi terhadap puluhan personel Polwan juga menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh personel berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.
Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui rotasi jabatan, tetapi juga melalui penataan struktur kewilayahan dan pengembangan sumber daya manusia. “Kami ingin memastikan setiap jabatan diisi personel terbaik agar Polri semakin Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.





















