Headline.co.id, Jakarta ~ Sholawat Nariyah menjadi salah satu amalan yang populer di kalangan umat Islam, khususnya warga Nahdliyin. Selain berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW, sholawat ini juga diyakini memiliki berbagai keutamaan, mulai dari memudahkan urusan hingga menjadi sarana memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Sholawat Nariyah merupakan salah satu bacaan sholawat yang banyak diamalkan umat Islam sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat Nariyah dikenal luas karena kandungan doanya yang memohon kemudahan, pertolongan, serta keberkahan dari Allah SWT melalui perantaraan kemuliaan Rasulullah.
Di kalangan masyarakat Muslim, khususnya Nahdliyin, Sholawat Nariyah sering dibaca ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan yang dianggap sulit diselesaikan. Amalan ini diyakini menjadi salah satu sarana bermunajat kepada Allah SWT dengan memperbanyak pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Keutamaan Sholawat Nariyah juga dikaitkan dengan sejumlah riwayat dan pendapat ulama yang menjelaskan manfaat spiritual dari amalan tersebut. Karena itu, Sholawat Nariyah hingga kini tetap menjadi salah satu bacaan yang populer dalam berbagai majelis dzikir, wirid, maupun kegiatan keagamaan.
Baca juga: Dasar Hukum dan Keutamaan Sholawat Nariyah sebagai Amalan Orang Nahdliyyin
Sejarah Sholawat Nariyah
Berdasarkan berbagai riwayat yang berkembang di kalangan umat Islam, Sholawat Nariyah disusun oleh Syekh Nariyah, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal mendalami ilmu ketauhidan.
Dalam kisah yang banyak diceritakan, Syekh Nariyah pernah membaca sholawat tersebut sebanyak 4.444 kali dalam satu malam. Setelah itu, beliau memohon kepada Rasulullah SAW agar dimasukkan ke surga bersama beliau. Permohonan tersebut kemudian dikabulkan oleh Rasulullah SAW.
Peristiwa itu kemudian diketahui sahabat lainnya yang turut meminta didoakan sebagaimana Syekh Nariyah. Dari sinilah bacaan yang dikenal sebagai Sholawat Nariyah semakin dikenal dan diamalkan oleh umat Islam.
Baca juga: Text Sholawat Walisongo: Lirik Syair Wali Songo yang Menginspirasi
Bacaan Sholawat Nariyah
Berikut bacaan Sholawat Nariyah dalam bahasa Arab:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ الَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Latin:
“Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman ‘alâ sayyidinâ Muhammadinil-ladzi tanhallu bihil ‘uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdlâ bihil hawâiju wa tunâlu bihir raghâibu wa husnul khawâtimi wa yustasqal ghamâmu biwajhihil karîmi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi fî kulli lamhatin wa nafasin bi‘adadi kulli ma‘lûmilak.”
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”
Baca juga: Lirik Lagu Sholawat Qomarun Sindan Nabi Arab Latin dan Artinya
Keutamaan Membaca Sholawat Nariyah
Keutamaan membaca sholawat secara umum dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:
“Man shalla ‘alayya wahidatan shallallahu ‘alayhi ‘asyra.”
Artinya, “Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR Muslim).
Dalam kitab Khazinatul Asrar, Sayyid Muhammad Haqqi An-Nazili menjelaskan bahwa Sholawat Nariyah atau Sholawat Tafrijiyah Qurthubiyah dikenal sebagai salah satu sholawat yang mustajab.
Ia menuliskan, “Jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai, mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat Nariyah ini sebanyak 4.444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).”
Sementara itu, Imam Ad-Dainuri sebagaimana dikutip dalam kitab yang sama menyebutkan, “Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat fardhu 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rezekinya tidak akan putus, di samping mendapatkan pangkat kedudukan dan tingkatan orang kaya.”
Pandangan serupa juga disampaikan KH Munawir Abdul Fattah, Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Dalam tulisannya yang dikutip NU Online, ia menjelaskan bahwa membaca Sholawat Nariyah secara rutin setelah shalat diyakini dapat menjadi salah satu ikhtiar spiritual untuk memperoleh kelancaran rezeki.
Baca juga: Text Lirik Sholawat Ya Allah Biha Lengkap Arab Latin dan Artinya
Manfaat yang Diyakini dari Sholawat Nariyah
Berdasarkan berbagai keterangan ulama yang tercantum dalam sejumlah kitab dan tradisi keagamaan, Sholawat Nariyah diyakini memiliki sejumlah manfaat, antara lain:
- Memohon kelancaran rezeki.
- Memudahkan berbagai urusan kehidupan.
- Menjadi sarana memohon perlindungan dari bahaya dan musibah.
- Membantu menghilangkan kesedihan dan kegelisahan.
- Membuka pintu-pintu kebaikan.
- Memohon terkabulnya doa dan hajat kepada Allah SWT.
- Meninggikan derajat dan kedudukan seseorang.
- Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Selain itu, Imam al-Qurthubi pernah menyampaikan bahwa membaca Sholawat Nariyah secara istiqamah dapat menjadi wasilah untuk memohon kemudahan hidup, keluasan rezeki, serta perlindungan dari berbagai kesulitan atas izin Allah SWT.
Baca juga: Sholawat Tibbil Qulub Lengkap Dan Artinya dan Manfaat Obat Segala Penyakit
Amalan yang Tetap Populer di Kalangan Umat Islam
Hingga saat ini, Sholawat Nariyah tetap menjadi salah satu bacaan yang banyak diamalkan dalam berbagai majelis dzikir, wirid setelah shalat, hingga kegiatan keagamaan di berbagai daerah.
Selain Sholawat Nariyah, umat Islam juga mengenal berbagai bacaan sholawat lainnya seperti Sholawat Jibril, Sholawat Badar, Sholawat Syifa, Sholawat Munjiyat, dan Sholawat Ibrahimiyah. Namun, Sholawat Nariyah memiliki tempat tersendiri karena kandungan doanya yang memohon kemudahan, pertolongan, serta keberkahan dalam kehidupan.
Para ulama mengingatkan bahwa seluruh keutamaan dan manfaat yang diharapkan dari amalan tersebut pada hakikatnya tetap bergantung kepada kehendak Allah SWT. Karena itu, membaca Sholawat Nariyah tidak hanya dianjurkan untuk dihafal, tetapi juga dipahami maknanya sebagai bentuk penguatan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan pendekatan diri kepada Allah SWT.
Baca juga: Sholawat Syifa: Doa Penyembuh bagi Orang Sakit Menurut Ajaran Islam
FAQ Seputar Sholawat Nariyah
1. Apa itu Sholawat Nariyah?
Sholawat Nariyah adalah salah satu bacaan sholawat yang berisi pujian dan doa kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat ini dikenal luas di kalangan umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), dan sering diamalkan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
2. Siapa penyusun Sholawat Nariyah?
Menurut riwayat yang berkembang di kalangan umat Islam, Sholawat Nariyah disusun oleh Syekh Nariyah, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal mendalami ilmu tauhid dan memperbanyak doa serta pujian kepada Rasulullah.
3. Mengapa disebut Sholawat Nariyah?
Sholawat ini dikenal dengan nama Nariyah karena diyakini memiliki keutamaan dalam membantu umat Islam memohon pertolongan kepada Allah SWT ketika menghadapi kesulitan atau memiliki hajat tertentu. Selain itu, sholawat ini juga dikenal dengan nama Sholawat Tafrijiyah, Munfarijah, dan Kamilah.
4. Apa arti bacaan Sholawat Nariyah?
Secara umum, Sholawat Nariyah berisi permohonan kepada Allah SWT agar melimpahkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, serta menjadikan beliau sebagai wasilah untuk memperoleh kemudahan, menghilangkan kesulitan, memenuhi kebutuhan, dan meraih husnul khatimah.
5. Apa keutamaan membaca Sholawat Nariyah?
Berdasarkan berbagai pendapat ulama dan riwayat yang dikutip dalam sejumlah kitab, Sholawat Nariyah diyakini memiliki beberapa keutamaan, antara lain:
- Memudahkan urusan.
- Melancarkan rezeki.
- Menghilangkan kesedihan dan kegelisahan.
- Membuka pintu-pintu kebaikan.
- Menjadi sarana memohon perlindungan dari musibah dan bahaya.
- Membantu umat Islam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
6. Berapa kali Sholawat Nariyah dianjurkan dibaca?
Dalam kitab Khazinatul Asrar, disebutkan bahwa sebagian ulama menganjurkan membaca Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali secara berjamaah untuk memohon terkabulnya hajat tertentu. Sementara Imam Ad-Dainuri menyebutkan bahwa membaca sholawat ini sebanyak 11 kali setelah salat fardu dapat dijadikan wirid harian.
7. Apa dalil tentang keutamaan bersholawat?
Salah satu dalil yang sering dijadikan dasar adalah hadis riwayat Imam Muslim:
“Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR Muslim)
Hadis ini menunjukkan besarnya pahala dan keutamaan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
8. Apakah Sholawat Nariyah hanya diamalkan oleh warga NU?
Tidak. Meskipun sangat populer di kalangan Nahdliyin, Sholawat Nariyah juga diamalkan oleh umat Islam dari berbagai latar belakang dan komunitas keagamaan yang menjadikan sholawat sebagai bagian dari ibadah harian.
9. Kapan waktu terbaik membaca Sholawat Nariyah?
Sholawat Nariyah dapat dibaca kapan saja. Namun, banyak ulama menganjurkan membacanya setelah salat fardu, saat berdzikir, dalam majelis sholawat, atau ketika memiliki hajat dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
10. Apakah membaca Sholawat Nariyah menjamin terkabulnya doa?
Dalam ajaran Islam, segala bentuk doa dan ikhtiar tetap bergantung pada kehendak Allah SWT. Sholawat Nariyah dipandang sebagai salah satu amalan yang dapat menjadi wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah, sementara terkabul atau tidaknya doa tetap menjadi hak prerogatif Allah SWT.
11. Apakah Sholawat Nariyah memiliki nama lain?
Ya. Dalam berbagai literatur Islam, Sholawat Nariyah juga dikenal dengan beberapa nama lain, yaitu:
- Sholawat Tafrijiyah
- Sholawat Munfarijah
- Sholawat Kamilah
12. Mengapa umat Islam dianjurkan memperbanyak sholawat?
Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperbanyak sholawat juga merupakan perintah agama yang memiliki banyak keutamaan. Sholawat diyakini dapat mendatangkan pahala, keberkahan, ketenangan hati, serta menjadi sebab turunnya rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya.






















