Headline.co.id, Jakarta ~ Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, memberikan apresiasi terhadap pembinaan atlet panahan usia dini yang dilakukan oleh Klub Lawang Archery di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Apresiasi ini disampaikan saat Marciano meninjau langsung latihan para atlet di kawasan Rindam V/Brawijaya, Lawang, pada Rabu (24/6/2026). Menurut Marciano, pembinaan olahraga prestasi harus dimulai sejak usia dini agar dapat menghasilkan atlet yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Klub Lawang Archery saat ini membina 54 atlet berusia 9 hingga 17 tahun. Para atlet menjalani latihan rutin sebanyak tiga kali dalam sepekan dengan fokus pada teknik, konsistensi, serta peningkatan kemampuan dasar panahan. “Pembinaan yang dilakukan Lawang Archery menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan regenerasi atlet panahan Indonesia,” ujar Marciano.
Marciano menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya bergantung pada pelatih dan program latihan, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga. Menurutnya, peran orang tua menjadi faktor strategis dalam menjaga motivasi dan keberlanjutan proses latihan atlet muda. “Dukungan keluarga sangat penting dalam proses pembinaan atlet,” katanya.
Peran Orang Tua dalam Pembinaan Atlet
Pelatih Lawang Archery, Surianto Falahuddin Ahmad, juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam pembinaan atlet. Ia mengungkapkan bahwa semangat para orang tua menjadi salah satu kekuatan utama dalam proses pembinaan di klub tersebut. “Semangat orang tua sangat membantu dalam pembinaan atlet,” ujarnya.
Surianto menjelaskan bahwa latihan yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan masih perlu dilengkapi dengan program latihan mandiri di rumah. Menurutnya, aspek fisik menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi performa atlet panahan. “Kekuatan otot, daya tahan tubuh, dan stamina harus terus ditingkatkan agar atlet mampu menjaga konsentrasi dan akurasi saat bertanding,” jelasnya.
Penguatan Pembinaan Olahraga Berbasis Daerah
Kunjungan Ketua Umum KONI Pusat ke Lawang Archery merupakan bagian dari upaya mendorong penguatan pembinaan olahraga berbasis daerah. KONI menilai klub-klub olahraga yang aktif melakukan pembinaan usia dini memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan. Pembinaan atlet usia muda juga sejalan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia unggul sebagaimana tercermin dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan kualitas SDM dan peningkatan prestasi olahraga nasional sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.
Dengan pembinaan yang konsisten, dukungan keluarga yang kuat, serta sinergi pelatih, klub, dan organisasi olahraga, diharapkan semakin banyak atlet muda Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional pada masa mendatang.





















