Headline.co.id, Sorong ~ Pemerintah Kabupaten Sorong meluncurkan Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Hebat Atasi Stunting) sebagai upaya mengatasi masalah stunting di wilayah tersebut. Program ini dilaksanakan pada Senin (22/6/2026) dan melibatkan berbagai sektor untuk memastikan penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab instansi kesehatan. Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Sorong, Ferry Fatem, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengurangi angka stunting secara signifikan.
Program GENTING merupakan bagian dari Advokasi Program Bangga Kencana yang bertujuan menciptakan generasi sehat dan cerdas di Papua menjelang Indonesia Emas 2045. Ferry Fatem menyatakan bahwa program ini adalah bukti nyata dari kolaborasi di tingkat daerah. “Kami berharap melalui program ini, angka stunting dapat ditekan secara signifikan,” ungkap Ferry.
Target Sasaran dan Strategi Program
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan DP3AP2KB Sorong, Jeni Pendek, menjelaskan bahwa program ini menargetkan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sasaran utama meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang termasuk dalam Keluarga Risiko Stunting (KRS). Dengan pendekatan berbasis data yang valid, program ini diharapkan dapat mempercepat penurunan kasus stunting di Kabupaten Sorong.
Komitmen Orang Tua Asuh
Pelaksanaan Program GENTING ditandai dengan keterlibatan 10 Orang Tua Asuh (OTA) yang berkomitmen mendampingi anak-anak yang terindikasi stunting. Komitmen ini diwujudkan melalui pemberian bantuan nutrisi esensial seperti susu pertumbuhan dan telur, yang bertujuan untuk mendukung perkembangan fisik dan kognitif anak-anak sejak dini.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Sorong berharap dapat menciptakan sumber daya manusia berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Program ini diresmikan dalam sebuah acara di Ruang Serba Guna Perpustakaan Kabupaten Sorong, menandai dimulainya aksi nyata dalam penanganan stunting di daerah tersebut.























