Headline.co.id, Jakarta ~ 25 Juni 2026 – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mengatasi kelaparan dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu (24/6/2026) di Jakarta, menyoroti peran pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat. “Kebutuhan pangan adalah persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian pemerintah,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa berbagai lembaga internasional telah memperingatkan potensi peningkatan angka kelaparan global dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan terus meningkat, sehingga setiap negara perlu memperkuat ketahanan pangan domestiknya. “Indonesia saat ini berada dalam posisi yang lebih baik karena produksi pangan nasional mengalami peningkatan dan mulai mencatat surplus pada sejumlah komoditas,” tambahnya.
Indonesia Siap Bantu Negara Lain
Presiden Prabowo menyatakan bahwa kondisi surplus pangan memungkinkan Indonesia untuk membantu negara lain yang membutuhkan pasokan pangan maupun pupuk. Program MBG tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendukung penyerapan hasil produksi pertanian dan perikanan dalam negeri. “Pemerintah akan terus menjaga ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman krisis pangan global,” tegasnya.
Peran Strategis MBG dalam Ketahanan Pangan
Program MBG diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan gizi dan kelaparan, terutama di kalangan anak-anak. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penyerapan hasil produksi lokal. Presiden Prabowo menekankan bahwa ketahanan pangan adalah prioritas utama pemerintah dalam menghadapi tantangan global.
Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah, program MBG diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.























