Headline.co.id, Jakarta ~ Kroasia berhasil meraih kemenangan penting atas Panama dengan skor 1-0 pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Toronto, Rabu (24/6/2026) WIB. Hasil tersebut menjaga peluang Vatreni untuk melaju ke babak 32 besar setelah sebelumnya menelan kekalahan 2-4 dari Inggris pada pertandingan pembuka.
Gol tunggal yang dicetak Ante Budimir pada menit ke-54 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Selain tiga poin berharga, pertandingan ini juga menghadirkan sejumlah fakta menarik yang mewarnai perjalanan Kroasia dan Panama di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Berikut lima fakta menarik di balik kemenangan Kroasia atas Panama di Piala Dunia 2026.
1. Ante Budimir Cetak Rekor Pencetak Gol Tertua Kroasia di Piala Dunia
Gol kemenangan yang dicetak Ante Budimir tidak hanya membawa Kroasia meraih tiga poin, tetapi juga mencatatkan sejarah baru.
Penyerang berusia 34 tahun 337 hari itu resmi menjadi pencetak gol tertua Kroasia dalam sejarah Piala Dunia. Budimir melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Ivica Olic saat mencetak gol ke gawang Kamerun pada Piala Dunia 2014 dalam usia 34 tahun 277 hari.
Menariknya, Budimir hanya membutuhkan sembilan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk mencetak gol penentu kemenangan.
2. Luka Modric Tembus 200 Penampilan Bersama Timnas Kroasia
Laga melawan Panama menjadi momen spesial bagi kapten Kroasia, Luka Modric.
Gelandang Real Madrid itu mencatatkan penampilan ke-200 bersama tim nasional Kroasia. Catatan tersebut semakin mengukuhkan status Modric sebagai pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah sepak bola Kroasia.
Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi Modric yang telah membela negaranya selama hampir dua dekade di level internasional.
3. Keputusan Zlatko Dalic Jadi Kunci Kemenangan
Kroasia tampil kurang meyakinkan sepanjang babak pertama dan gagal menciptakan banyak peluang berbahaya.
Situasi berubah setelah pelatih Zlatko Dalic melakukan dua pergantian pemain pada awal babak kedua dengan memasukkan Ante Budimir dan Andrej Kramaric.
Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil ketika Budimir mencetak gol pada menit ke-54. Pergantian itu menjadi titik balik yang mengubah permainan Kroasia dan membuka jalan menuju kemenangan perdana mereka di Piala Dunia 2026.
4. Dominik Livakovic Jadi Penyelamat Kroasia
Meski hanya menang dengan selisih satu gol, Kroasia bisa saja kehilangan poin jika bukan karena penampilan gemilang Dominik Livakovic.
Kiper utama Kroasia itu beberapa kali menggagalkan peluang emas Panama. Salah satu momen penting terjadi ketika ia melakukan penyelamatan krusial terhadap sundulan Jose Luis Rodriguez di babak pertama.
Pada babak kedua, Livakovic kembali menunjukkan kualitasnya dengan serangkaian penyelamatan yang menjaga keunggulan Kroasia hingga peluit akhir dibunyikan.
5. Persaingan Grup L Semakin Ketat
Kemenangan atas Panama membuat Kroasia kembali masuk dalam persaingan perebutan tiket ke fase gugur.
Setelah dua pertandingan, Inggris dan Ghana sama-sama mengoleksi empat poin, sementara Kroasia berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Panama menjadi satu-satunya tim yang belum meraih poin dan dipastikan tersingkir dari turnamen.
Hasil ini membuat pertandingan terakhir Grup L antara Kroasia dan Ghana akan menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim. Kroasia wajib meraih hasil maksimal jika ingin memastikan langkah ke babak 32 besar.
Klasemen Sementara Grup L Piala Dunia 2026
- Inggris – 4 poin
- Ghana – 4 poin
- Kroasia – 3 poin
- Panama – 0 poin
Dengan berbagai catatan tersebut, kemenangan atas Panama bukan hanya menghadirkan tiga poin bagi Kroasia, tetapi juga menciptakan sejumlah momen bersejarah. Dari rekor Ante Budimir hingga penampilan ke-200 Luka Modric, laga di Toronto menjadi salah satu pertandingan yang paling berkesan bagi Vatreni di fase grup Piala Dunia 2026.























