Headline.co.id, Surabaya ~ Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur mengadakan pelatihan motion graphics untuk penyandang disabilitas rungu dan tuli dalam program CERDIG (Cerdas Digital) pada Kamis (7/5/2026). Pelatihan ini dilaksanakan di Ruang Anjasmoro, Kantor Diskominfo Jatim, dan diikuti oleh 85 peserta yang berasal dari Gerkatin Surabaya dan Sidoarjo, siswa SLB Karya Mulya, komunitas PROST, mahasiswa Universitas Ciputra, serta perwakilan dari instansi pemerintah.
Sekretaris Diskominfo Jatim, Suharlina Kusumawardani, menyatakan bahwa perkembangan dunia digital memberikan peluang besar bagi penyandang disabilitas rungu untuk berkontribusi dalam industri kreatif berbasis visual. “Melalui CERDIG, Diskominfo Jatim menghadirkan pembelajaran inklusif sekaligus mendorong kemampuan motion graphics untuk mendukung industri konten kreatif digital,” ujarnya.
Menurut Suharlina, motion graphics merupakan media yang relevan karena menggabungkan elemen visual, teks, dan animasi tanpa bergantung pada audio. Kemampuan ini dinilai mampu membuka peluang lebih luas bagi penyandang disabilitas rungu dan tuli di industri kreatif digital.
Bernard Realino Danu Kristianto, narasumber dari Universitas Ciputra, menilai bahwa konten visual kini menjadi kebutuhan utama di berbagai platform media sosial. Oleh karena itu, pemahaman karakter setiap platform digital penting agar konten lebih menarik dan sesuai kebutuhan industri. “Motion graphics menjadi peluang besar bagi teman-teman disabilitas rungu karena kekuatannya ada pada visual. Peserta juga diajak memahami karakter media sosial agar konten yang dibuat lebih relevan dan kompetitif,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dasar videografi dan editing konten kreatif, mulai dari teknik pengambilan gambar, penyusunan storyboard, editing video, penggunaan subtitle, animasi teks, hingga strategi membuat konten untuk TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Peserta juga dibekali pemahaman tentang storytelling dan identitas visual untuk membangun konten digital yang kuat dan bernilai kreatif.
Melalui program CERDIG, Diskominfo Jatim berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan digital sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi kreatif yang terus berkembang di era digital. (Mc.Jatim/Eyv)





















