Headline.co.id, Bone Bolango ~ Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Gorontalo mengadakan rapat evaluasi kerja sama media untuk meningkatkan pelayanan dan penyebaran informasi publik. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Kominfotik pada Kamis (9/4/2026) dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kadis Kominfotik, Sri Wahyuni D. Matona.
Dalam rapat tersebut, dibahas capaian ekspos berita Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang mencapai 4.128 berita selama triwulan pertama tahun 2026. Capaian ini merupakan hasil kerja sama dengan 20 media mitra, yang terdiri dari 17 media daring, serta masing-masing satu media cetak, televisi, dan radio.
Meskipun kuantitas pemberitaan tetap terjaga, evaluasi menunjukkan adanya penurunan tren publikasi bulanan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Pada tahun 2025, setiap media rata-rata mempublikasikan 30 berita per bulan, namun pada tahun 2026 angka tersebut menurun menjadi 17 berita per bulan.
Sri Wahyuni memberikan apresiasi kepada para awak media yang tetap konsisten mendukung program pembangunan daerah meskipun anggaran kerja sama dipangkas lebih dari separuhnya. “Saya sangat apresiasi kepada rekan-rekan media karena di tengah efisiensi anggaran yang memangkas lebih dari separuh anggaran, tidak menyurutkan semangat kita untuk memberikan informasi publik terkait program pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Gorontalo. Tanpa dukungan media, kami tentunya akan kesulitan untuk menyampaikan informasi itu kepada masyarakat luas,” ujar Sri Wahyuni.
Rapat tersebut juga menyepakati strategi baru untuk meningkatkan ekspos program kerja Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Fokus utama ke depan adalah mencari formula kreatif agar seluruh pelaksanaan program pemerintah dapat tersampaikan secara masif dan akurat kepada masyarakat.
Kegiatan evaluasi ini juga dihadiri oleh perwakilan Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo dan Tim Komunikasi Gubernur. “Saya berharap hasil evaluasi ini akan menjadi acuan bagi Dinas Kominfotik dan seluruh media kerja sama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberitaan dan penyebarluasan informasi agar masyarakat memperoleh berita yang aktual dan faktual,” tambah Sri Wahyuni.




















