Headline.co.id, Batang ~ Ratusan atlet bulutangkis dari eks Karesidenan Pekalongan berpartisipasi dalam Kejuaraan Bulutangkis Industropolis Cup 2026. Acara ini diadakan oleh Komunitas Tafakur untuk memeriahkan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Batang. Kejuaraan berlangsung di GOR Satria, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, mulai Jumat (3/4/2026).
Kejuaraan ini mencakup berbagai kelompok usia dengan beberapa kategori, bertujuan untuk meregenerasi pebulutangkis muda agar dapat berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional. Ketua panitia pelaksana, Suwanto, menyebutkan bahwa 249 peserta dari jenjang pra-dini, dini, remaja, serta 94 peserta dewasa turut berpartisipasi. Untuk kategori pra-dini, dini, dan remaja, peserta mengikuti kategori tunggal dan ganda.
“Untuk dewasa kategorinya ganda, itu pun khusus Kabupaten Batang. Sedangkan pra-dini hingga remaja diikuti oleh Kabupaten/Kota Brebes, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Batang, ditambah Kendal,” jelas Suwanto.
Acara yang berlangsung dari 2 hingga 5 April 2026 ini menjadi ajang untuk mengukur kemampuan para pebulutangkis muda se-eks Karesidenan Pekalongan. Khususnya bagi atlet dewasa Kabupaten Batang, agar dapat dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat Jawa Tengah.
Ketua Harian PBSI Batang, Teguh Lumaksono, mengapresiasi semangat Komunitas Tafakur dalam mendukung regenerasi pebulutangkis muda di Kabupaten Batang. PBSI Batang berencana mengadakan tiga even tahun ini, yaitu Kejurkab pada Juni-Juli, DPRD Cup pada Agustus, dan Kejurkab Multi pada akhir tahun. “Alhamdulillah tahun ini kami sudah meloloskan enam atlet untuk maju ke Porprov, targetnya bisa meraih satu nomor di ajang tersebut,” ungkap Teguh.
Sementara itu, Ketua Koni Batang, Teguh Supriyanto, dan atlet Pelatnas, Heni Budiman, turut hadir. Heni Budiman, yang pernah berpasangan dengan Gracia Poli di PB Jaya Raya, kini fokus mendidik yuniornya di PB Sinar Mutiara Kota Tegal. “Tahun 2006 saya pensiun karena cidera saat bertanding bersama Grace di kejuaraan Swiss. Puji Tuhan, saya sudah bisa meregenerasi pebulutangkis muda, anak saya sendiri sudah masuk PB Djarum, di samping tetap membina ratusan anak didik di PB Sinar Mutiara,” ujar Heni.
Melihat potensi bulutangkis di Jawa Tengah, Heni berpesan agar ada konsistensi dan dukungan orang tua agar anak mampu meraih target. “Yang penting jam terbang dulu kita genjot terus sampai anak mencapai target,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)





















