Headline.co.id, Jakarta ~ Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyusun sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas yang diperkirakan terjadi setelah libur panjang. Langkah ini diambil seiring dengan kembalinya aktivitas masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), pada Senin, 30 Maret 2026. Fokus pengamanan akan diarahkan pada titik-titik rawan kemacetan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Komarudin, menyatakan bahwa pola pengaturan dan pengamanan lalu lintas telah disiapkan untuk menghadapi potensi kepadatan kendaraan pasca libur. “Mulai besok aktivitas sudah kembali berjalan seperti biasa. Kami telah menyiapkan pola pengamanan untuk mengantisipasi kemacetan,” ujarnya pada Minggu, 29 Maret 2026.
Kombes Pol. Komarudin menjelaskan bahwa upaya antisipatif telah dimulai sejak Minggu malam, terutama dengan diizinkannya kembali operasional kendaraan sumbu tiga. Kondisi ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap volume kendaraan di sejumlah ruas jalan. Kawasan Tanjung Priok menjadi salah satu titik yang diprediksi mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas akibat aktivitas kendaraan angkutan barang tersebut. “Kami sudah mulai melakukan langkah antisipasi sejak malam ini, khususnya terkait beroperasinya kembali kendaraan sumbu tiga yang berpotensi menambah kepadatan, terutama di wilayah Tanjung Priok,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Komarudin mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan kondisi jalan saat beraktivitas. “Kami mengingatkan pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas serta memperhatikan situasi di lapangan, khususnya pada jam-jam sibuk di awal pekan, guna menghindari kemacetan,” pungkasnya.























